Minggu, 24 Oktober 21

Pendaftaran Pilkada Diperpanjang Tiga Hari, DPR Minta Seminggu

Pendaftaran Pilkada Diperpanjang Tiga Hari, DPR Minta Seminggu

Jakarta, Obsessionnews – Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperpanjang waktu pendaftaran bakal calon kepala daerah selama tiga hari dinilai tidak efektif. Komisi II DPR RI justru minta ditambah menjadi tujuh hari.

“Kenapa sih KPU nggak memperpanjang tujuh hari, ditambah tiga hari, jadi sepuluh hari,” ujar Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman, di DPR Kamis (6/8/2015).

Menurut Rambe, apa yang dilakukan oleh KPU akan sia-sia. Sebab, waktu tiga hari sangat sedikit bagi partai politik untuk mencari bakal calon kepala daerah. Mestinya kata dia, waktu tiga hari itu digunakan untuk sosialisasi.

Politisi Partai Golkar ini pesimis ada bakal calon yang mau ikut Pilkada di tujuh daerah yang masih memiliki calon tunggal. Padahal, semua pihak tidak menginginkan agar Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada.

“Kalau waktunya sedikit nanti ada yang kabur lagi. KPU ‎ini terlalu pelit, terlambat 16 aja pendaftaran ditolak,” tuturnya.

Rambe yakin, ‎bila KPU menambah waktu pendaftaran bakal calon kepala daerah, tidak akan menganggu proses jalanya Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang. Menurutnya, jadwal tahapan-tahapan Pilkada nantinya bisa diringkas.

“Kan tahapan-tahapannya bisa diperingkas. Jadi tidak mungkin menggangu,” jelasnya.

‎KPU resmi memperpanjang waktu pendaftaran di tujuh daerah yang memiliki calon tunggal. Waktu pendaftaran dimulai tanggal 9 sampai 11 Agustus 2015. Hal ini sesuai rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Diketahui, Tujuh daerah yang memiliki calon tunggal adalah Kabupaten Tasikmalaya di Jawa Barat, Kota Surabaya, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Pacitan di Jawa Timur, Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat (NTB), Kota Samarinda di Kalimantan Timur, dan Kabupaten Timor Tengah Utara di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kota Surabaya (Jatim). (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.