Selasa, 29 November 22

Pencemaran Laut, DPR Akan Panggil Ahok

Pencemaran Laut, DPR Akan Panggil Ahok

Jakarta, Obsessionnews –  Komisi IV DPR RI berencana memanggil Gubernur Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, guna dimintai keterangan terkait pencemaran laut utara Jakarta yang kini kondisinya sudah mengkhawatirkan.

‎Anggota Komisi IV DPR RI, Viva Yoga Mulyadi mengatakan, banyak perairan di Indonesia yang sudah tercemar oleh limbah industri dan pertambangan termasuk Jakarta dengan tingkat kerusakan paling tinggi. Karena itu Komisi IV membentuk panita kerja (Panja) tentang pencemaran lingkungan hidup.

“Kimisi IV telah membentuk Panja tentang pencemaran laut, bertugas untuk menyelidiki, menelisik hasil-hasil, proses-proses mekanisme prosedur yang berkaitan dengan pencemaran laut, sebab-sebabnya apa,” ujar Viva di DPR, Senin (31/8/2015).

Dalam rangka itu, kedepan kata Viva DPR akan memanggil pihak-pihak terkait seperti dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Lingkungan Hidup, dan juga para stackholeder. ‎”Misalnya di teluk Jakarta dan beberapa daerah yang lain salah satunya kita merencanakan memanggil Gubernur DKI, kita undang di Komisi IV ini,” tuturnya.

Politisi Partai Amanat Nasional ini mengungkapkan, sebelumnya Komisi IV sudah pernah memanggil Joko Widodo yang pada saat itu masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Ia melihat, persoalan ini bukan hanya sebatas keteledoran pemerintah tapi juga ada ada persoalan hukum di dalamnya.

‎”Jadi ternyata kami menemukan ada persoalan hukum sebenarnya yan sangat vital, jadi ada pelanggaran hukum, belum ada izinnya tetapi sudah dibangun gedung-gedung,” jelasnya.

Untuk itu demi menguatkan temuan dari Komisi IV, DPR akan bekerjasama dengan pihak Kepolisian untuk menyelidiki lebih lanjut dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pemerintah dengan pihak swasta. Dan Ahoh sendiri akan dipanggil pada September bulan depan.

“Jadi nanti akan kita selidiki kenapa proses itu bisa terjadi, dan perkembangan selanjutnya itu kita akan juga berhubungan dengan aparat penegak hukum untuk menjelaskan soal ini,” tandasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.