Rabu, 8 Februari 23

Pencak Silat Diupayakan Masuk Islamic Solidarity Games 2017

Pencak Silat Diupayakan Masuk Islamic Solidarity Games 2017
* Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan, DR Husnan Bey Fananie, MA bersama Menlu Azerbaijan Elmar Mammadyarov.

Baku, Obsessionnews – Seni bela diri Pencak Silat memang asli milik masyarakat Indonesia. Tapi rupanya, keberadaan Pencak Silat tak hanya di Indonesia. Seni bela diri yang menjadi salah satu cabang olahraga ini pun sudah ada di berbagai negara-negara di dunia.

Setidaknya, di setiap benua sudah ada perguruan Pencak Silat. Bahkan, sejak tahun 1987 Pencak Silat sudah menjadi salah satu olahraga yang dilombakan dalam South East Asia (SEA) Games.

Salah satu negara yang memiliki perguruan Pencak Silat adalah Azerbaijan. Tak tanggung-tanggung, di negara bekas Uni Soviet itu telah ada 14 perguruan Pencak Silat dan memiliki asosiasi Pencak Silat se-Azerbaijan.

“Kalau di seluruh Azerbaijan ada 14 perguruan Pencak Silat. Khusus di ibu kota Baku ada 8 perguruan. Azerbaijan juga sangat berprestasi di seni bela diri ini. Mereka merupakan pemegang juara tiga di kejuaraan Pencak Silat tingkat dunia,” ujar Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan, DR Husnan Bey Fananie, MA, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Obsessionnews pada Sabtu (23/4/2016).

Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan, DR Husnan Bey Fananie, MA saat mengunjungi salah sebuah perguruan Pencak Silat di Baku, Azerbaijan.
Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan, DR Husnan Bey Fananie, MA saat mengunjungi salah sebuah perguruan Pencak Silat di Baku, Azerbaijan.

Menurut Husnan, sebagai pemilik resmi Pencak Silat, Indonesia sudah seharusnya mendorong kemajuan seni beladiri ini di seluruh dunia. Melalui silat, secara langsung juga akan mengenalkan seni dan kebudayaan adiluhung bangsa Indonesia.

“Pencak Silat ini murni merupakan seni dan budaya bangsa Indonesia yang harus dirawat dan dikembangkan. Kita harus bangga. Untuk itu kami akan terus dorong agar Pencak Silat ini diminati masyarakat internasional,” tutur duta besar yang resmi dilantik Presiden RI Joko Widodo pada 13 Januari 2016 itu.

Untuk mewujudkannya, imbuh Husnan, dirinya telah melakukan kunjungan ke salah sebuah perguruan Pencak Silat yang ada di ibu kota Azerbaijan, Baku, beberapa waktu lalu.

Lebih dari itu, pihaknya juga tengah berupaya agar Pencak Silat dapat menjadi salah satu cabang olahraga yang dilombakan di Islamic Solidarity Games 2017 mendatang.

“Saya sudah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Azerbaijan, Elmar Mammadyarov, pada 11 April 2016 lalu, untuk meminta agar Pencak Silat masuk dalam salah satu cabang olahraga yang dilombakan di Islamic Solidarity Games ke-4 pada 12 sampai 27 Mei 2017,” pungkas cucu pendiri Pondok Modern Gontor, KH Zainuddin Fanani ini. (Fath @imam_fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.