Kamis, 18 Juli 19

Pemuda Papua Desak KPK Usut Korupsi di Raja Ampat

Jakarta, Obsessionnews.com – Tiga komunitas yakni komunitas Masyarakat Adat Papua Anti Korupsi, Pemantau Keuangan Negara,  dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menggeruduk gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (18/7/2017).  Aksi ini juga  diikuti oleh sejumlah mahasiswa se Papua yang tinggal di Jakarta.

Maksud kedatangan ratusan pemuda Papua tersebut untuk mempertanyakan sejauh mana keseriusan KPK menangani berbabgai  dugaan korupsi yang melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Papua Barat.

“Kami terlantar di tanah kami sendiri, kami ingin kesejahteraan. Kami meminta KPK untuk menindaklanjuti laporan kami yang tertanggal 9 Mei 2017,” teriak orator didepan gedung KPK.

Selain melakukan orasi, massa membentangkan spanduk bertuliskan “Tangkap Faris Umlati”. Faris sendiri merupakan Bupati di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Menurut orator Faris diduga melakukan sejumlah penyimpangan. Penyimpangan pertama adalah terkait adanya kucuran anggaran sebesar Rp 122,5 miliar untuk pembangunan jalan di Raja Ampat.

“Tapi pembangunan jalan sampai saat ini belum selesai. Kemudian 17 proyek, memang sudah ditolak namun pembangunannya tetap dilaksanakan dan masih banyak lagi korupsi yang dilakukan,” katanya.

Untuk penambahan informasi, Sekitar  500 orang mendatangi KPK  untuk mempertanyakan kasus korupsi yang juga  telah dilaporkan  oleh tokoh perempuan asli Raja Ampat Ludiya Mentansa sejak tanggal 9 mei 2017. Laporan yang dilaporkan oleh AMAN ke KPK yaitu; Mega Proyek Jalan Lingkar Waigeo (JLW) yang diAPBNkan senilai Rp 122,5 miliar, sebelumnya laporan ini sudah dilaporkan ke Polda Papua Barat sejak tanggal 17 april 2017, namun belum ada kejelasan dari pihak  aparat Polda Papua Barat kepada masyarakat Raja Ampat. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.