Kamis, 29 Oktober 20

Pemuda Muhammadiyah Desak Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Terhadap Novel

Pemuda Muhammadiyah Desak Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Terhadap Novel
* Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Jakarta, Obsessionnews – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan saat ini menjalani perawatan di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Keterangan dari kepolisian menyebutkan Novel dilarikan ke RS karena korban disiram dengan air panas oleh dua orang tak dikenal (otak), Selasa (11/4/2017), pukul 05.10 WIB.

Peristiwa itu terjadi di Jl Deposito depan Mesjid Al Ikhsan Rt 03 RW 10 Pegangsaan Dua, Kelapa Gading.

Menurut saksi, Hasan dan H. Priyono, pelaku menyerang korban seusai shalat subuh dengan menggunakan sepeda motor.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengutuk dengan keras tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap Novel.

Ia meminta pihak kepolisian menindaklanjuti secara cepat kasus ini. Sebagai pimpinan dirinya akan berada di garda terdepan untuk melawan mafia yang mencoba untuk menyerang korban.

“Saya mendesak pihak kepolisian menindak dan menangkap segera pelaku penyiraman air keras ke wajah Novel Baswedan. Segera saya dan seluruh kader Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah akan berdiri menjadi benteng kekuatan melindungi dan menemani Novel Baswedan dalam upaya melawan bandit koruptor yang mengancam negeri ini,” ucap Dahnil dalam keterangan persnya, Selasa (11/4).

Selain itu Dahnil juga mengajak warga Indonesia untuk mendoakan Novel Baswedan, dan menemaninya melawan teror biadab yang dilakukan para bandit yang tidak senang dengan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Novel Baswedan merupakan Kepala Satuan Tugas yang menangani beberapa perkara besar yang sedang ditangani KPK. Salah satunya adalah kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Hingga saat ini belum diketahui apa motif sesungguhnya dari peristiwa ini. Polri sudah mengkonfirmasi akan menurunkan tim ke lapangan guna menyelidiki kasus ini dan memburu pelaku yang diketahui berjumlah dua orang. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.