Jumat, 22 Oktober 21

Pemprov Sumbar Laksanakan Lelang Jabatan

Pemprov Sumbar Laksanakan Lelang Jabatan

Padang, Obsessionnews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) segera melaksanakan lelang jabatan untuk mengisi dua kursi jabatan, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar Jayadisman mengatakan, tahapan pendaftaran lelang jabatan dibuka mulai hari ini Kamis (5/2) di BKD Sumbar. “Pendaftaran untuk jabatan Kadis Koperasi dan UMKM ditutup tanggal 20 Februari, sedangkan jabatan Sekretaris DPRD ditutup tanggal 23 Februari,” kata Jayadisman di Padang, Kamis (5/2).

Mulai tahun ini Pemprov Sumbar menerapkan seleksi secara terbuka untuk mengisi jabatan yang kosong. Ketentuan itu dilakukan berdasarkan amanah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Permenpan) Nomor 13 tahun 2014. Seleksi dibuka tidak hanya untuk pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Sumbar, tapi juga diberikan kesempatan bagi PNS yang berminat dari kabupaten/kota.

“Seleksi ini terbuka. Jadi tidak hanya PNS dari Pemprov saja yang boleh mendaftar, tapi juga menerima pelamar dari kabupaten/kota. Ini sudah menjadi amanah Undang-Undang ASN yang diperkuat Permen PAN,” ungkap Jayadisman.

Dia menjelaskan, secara teknis untuk mendapatkan sosok yang akan mengisi kursi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM serta Sekretaris DPRD telah dibentuk panitia seleksi berjumlah 5 orang, yang terdiri dari unsur pemerintah, independen, dan akademisi.

“Panitia seleksi sudah kita bentuk. Ketuanya Sekda, anggotanya Kepala BKD dan 2 orang akademisi, yakni Sufyarma Marsidin dari Universitas Negeri Padang, dan Damsar dari Universitas Andalas, serta satu anggota lagi dari pamong senior yaitu Asnol Amri,” terangnya.

Seleksi dibagi menjadi dua tahap, yakni kemampuan manajerial dan kompetensi bidang. Sementara bentuk seleksi mulai dari ujian tertulis, wawancara, pemetaan potensi diri, hingga rekam jejak.

“Jadi kemampuan bidang bukan satu-satunya yang menjadi parameter kita. Kita juga lihat kepemimpinannya, begitu juga perilaku rekam jejaknya. Jadi meski nilai kompetensi bidangnya tinggi, belum tentu yang bersangkutan terpilih. Masing-masing seleksi ada bobot penilaiannya,” paparnya.

Dari hasil seleksi yang digelar, nantinya akan diambil tiga calon yang memiliki nilai akumulasi tertinggi. Selanjutnya ketiga nama calon akan diserahkan ke Gubernur Sumbar untuk dipilih. (Musthafa Ritonga)

Related posts