Senin, 29 November 21

Pemprov Jabar Siapkan Rumah Siber di Tahun 2017

Pemprov Jabar Siapkan Rumah Siber di Tahun 2017

Bandung, Obsessionnews.com – Provinsi Jawa Barat segera memiliki Command Center yang akan menjadi layaknya rumah siber untuk mendukung pelayanan publik dan manajemen pemerintahan. Untuk mewujudkannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat pun telah menyiapkan anggaran besar.

“Insya Allah kita akan bikin command center for cyber province. Jadi ada rumah besarnya tahun ini. Dengan anggaran APBD 2017 sebesar Rp 40 miliar,” ungkap Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher), Senin (2/1/2017).

Aher menyebutkan, Command Center ini dibangun untuk menjawab kebutuhan pelayanan publik yang tidak lagi berbasis konvensional. Menurutnya, Command Center nantinya berisi pengelolaan ratusan hingga ribuan fitur yang berhubungan dengan layanan publik yang selama ini terpecah-pecah di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Di Bappeda ada LKPD (laporan keuangan pemerintah daerah) online atau e-planning . Di biro keuangan ada e-budgeting. Di Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian ada elektronik terkait harga komoditas di pasaran. Di kesehatan ada layanan rumah sakit rujukan berbasis elektronik. Kemudian ada LPSE. Kan berserakan tuh masing-masing OPD punya, nanti akan disatukan, dikonsolidasikan,” tuturnya.

Selain itu, Command Center juga dapat menjadi bagian pengawasan terhadap kinerja dan program yang dijalankan Pemprov Jabar di segala bidang. Ia mencontohkan pengawasan di bidang pendidikan. Nantinya melalui Command Center maka kontrol manajemen pendidikan dapat dilakukan dengan mudah dan menyeluruh.

“Kita bisa memantau kurikulum, pelajaran, jumlah guru, bisa mengontrol kualitas pendikan, sekolah, bisa mengontrol berapa jumlah kelas, jumlag murid,” ujarnya.

Dari pemantauan tersebut maka jika ada permasalahan dapat secara cepat dan tanggap dicarikan solusi agar bisa segera teratasi. Karena selama ini kontrol pengawasan masih secara konvensional berdasarkan laporan-laporan.

Di tahun 2017 ini, imbuh Aher, pihaknya juga akan mengembangkan sistem smart city di bidang pendidikan seperti pengembangan e-library lebih lengkap dan mutakhir. Di samping itu juga peningkatan kesehatan, pertanian, dan pembangunan desa.

Namun demikian, Aher mengaku belum mengetahui secara detil kepastian waktu dan tempat. Hanya saja ia berharap pembangunan dapat dilaksanakan sesegera mungkin sehingga nantinya akan sangat membantu kinerja Pemprov. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.