Rabu, 2 Desember 20

Peminat Melonjak, KAI Minta Rapid Test Dilakukan Lebih Awal

Peminat Melonjak, KAI Minta Rapid Test Dilakukan Lebih Awal
* Petugas medis dari KAI tengah melayani pelanggan yang melakukan rapid test (Foto : KAI)

Jakarta, Obsessionnews.com– Seiring dengan meningkatnya antusiasme masyarakat yang akan bepergian dengan moda kereta api saat cuti bersama nanti, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengimbau pelanggan yang ingin melakukan rapid test di stasiun agar melakukannya selambatnya H-1 tanggal keberangkatan. Tujuannya untuk menghindari kepadatan antrean layanan yanag berpotensi akan tertinggal KA.

“Menjelang libur long weekend kali ini terjadi kenaikan dua kali lipat jumlah peserta rapid test di stasiun, dimana biasanya 2.500 peserta perhari kini mencapai 5 ribu peserta per hari,” ujar VP Public Relations KAI, Joni Martinus dalam keterangannya, Senin (26/10/2020).

Dikatakan Joni bahwa pada libur long weekend ini, KAI mengoperasikan rata-rata 87 KA Jarak Jauh perhari ke berbagai tujuan. Jumlah ini meningkat 16% dari pekan sebelumnya rata-rata 75 KA perhari.

Sampai dengan 25 Oktober, sudah 83 ribu tiket yang terjual untuk periode 27 Oktober hingga 1 November 2020 atau 37% dari total tiket yang disediakan . Adapun tanggal favoritnya adalah tanggal 27 Oktober, 28, Oktober dan 1 November dimana pada tanggal tersebut tiket yang terjual sudah mencapai 50% dari kapasitas yang disediakan. Jumlah tersebut akan terus bertambah dikarenakan penjualan tiket masih berlangsung.

Dengan melihat hal tersebut, Joni menyarankan pelanggan untuk melakukan rapid test selambatnya H-1 tanggal keberangkatan. Karena jika dilakukan pada hari keberangkatan, pelanggan akan terburu-buru karena diharuskan mengantre terlebih dahulu. Bahkan, dikhawatirkan pelanggan dapat terlambat dan tertinggal oleh keretanya yang sudah dipesan.

“Dengan mempersiapkan kelengkapan berkas dari jauh-jauh hari, maka pelanggan dapat lebih tenang dan nyaman pada saat hari keberangkatan,” ujar Joni.

KAI menyediakan layanan rapid test di 30 stasiun, yaitu Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Cirebon, Cirebon Prujakan, Semarang Tawang, Tegal, Purwokerto, Kroya, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Blitar, Kertosono, Jombang, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember, Ketapang, Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, dan Lubuk Linggau.

Penyediaan layanan rapid test di stasiun bertujuan untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait syarat perjalanan masyarakat di masa Adaptasi Kebiasaan Baru serta memudahkan pelanggan sehingga tidak perlu mencari tempat Rapid Test di luar.

Joni mengimbau agar masyarakat mematuhi seluruh protokol kesehatan yang telah ditetapkan dan selalu menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“KAI secara konsisten menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada perjalanan Kereta Api di masa libur long weekend ini. Tujuannya untuk menjadikan Kereta Api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan seluruh pelanggannya sehat sampai di tujuan,” tutup Joni. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.