Jumat, 29 Mei 20

Pemimpin Besar Filipina Keturunan Orang Indonesia

Pemimpin Besar Filipina Keturunan Orang Indonesia
* Hendrajit. (Foto: dok. pribadi)

Oleh: Hendrajit, Pengkaji Geopolitik, dan Direktur Eksekutif Global Future Institute

Sebuah bangsa boleh saja sedang dalam keadaan terjajah.Namun bukan berarti anak-anak bangsa ikutan lockdown sehingga tidak mampu membangkitkan bangsanya.

Filipina, yang sempat dijajah oleh dua negara, Amerika Serikat (AS) dan Spanyol, ternyata mampu melawan dan mengusir penjajah.

Dokter Jose Rizal, merupakan sang perintis, sayangnya mati muda pada usia 36 tahun. Akibat fitnah kaum penjajah Spanyol dan para anteknya, Rizal dihukum tembak mati. Namun masa hidupnya yang singkat tidaklah sia-sia. Selama aktif dalam memimpin pergerakan kemerdekaan rakyat Filipina dari belenggu penjajahan Spanyol. Dokter Rizal punya tiga murid. Yang kelak memotori pengusiran Spanyol dari bumi Filipina.

Andre Bonifacio, Jenderal Aquinaldo, dan Mabini. Sayangnya setelah Spanyol berhasil diusir dari Filipina, Andre Bonifacio dan Jenderal Aquinaldoi berbeda paham politik, menyusul kedatangan AS untuk ikut campur tangan.

Andre Bonif menolak kolaborasi dengan AS, Aquinaldo dengan dalih realitas politik, condong kolaborasi dengan AS. Mabini, yang kelak jadi menlu Filipina ketika Aquinaldo jadi presiden, lebih sehaluan dengan Andre Bonif.

Dalam konflik beda mahzab politik itu, Andre Bonif mati terbunuh ditikam dari belakang oleh kelompoknya Aquinaldo.

Lepas dari silang sengketa antar pemimpin besar Filipina, ketiganya secara keturunan darah, merupakan orang Indonesia asli. Bukan blasteran Amerika atau Spanyol yang sering disebut kaum Maestozo

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.