Kamis, 21 Oktober 21

Pemerintah Wujudkan Swasembada Pangan Dalam Tiga Tahun

Pemerintah Wujudkan Swasembada Pangan Dalam Tiga Tahun
* Presiden Jokowi panen raya padi di Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (6/3). (Foto: GA Semeru/ obsessionnews.com)

Ponorogo, Obsessionnews – Pemerintah terus berupaya mewujudkan swasembada pangan dalam waktu tiga tahun. Langkah yang dilakukannya adalah dengan memberi bantuan alat pertanian seperti traktor, pompa air, pupuk, benih, dan irigasi kepada para petani di seluruh daerah.

Tahun ini pemerintah membagikan 41 ribu traktor untuk seluruh daerah. Sebanyak 3 ribu unit di antaranya akan dibagikan di Jawa Timur (Jatim). Langkah lainnya dengan memperbaiki irigasi seluas 1,5 juta hektare, 149 hektar di antaranya berlokasi di Jatim. Dengan bantuan tersebut masyarakat petani dapat meningkatkan produktivitas hasil-hasil pertanian seperti padi, jagung, kedelai, sehingga swasembada pangan dapat terwujud.

Jokowi  melakukan  panen  jagung  di  Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/3). (Foto: GA Semeru/obsessionnews.com)
Jokowi melakukan panen jagung di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/3). (Foto: GA Semeru/obsessionnews.com)

“Seluruh petani semangat berproduksi dan menjaga produktivitas. Jangan sampai ada lagi impor beras di Indonesia,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) seusai melakukan panen jagung di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/3).

Sektor pertanian di Jatim merupakan salah satu sektor terbesar yang menyumbangkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim sekitar 15,94%. Untuk itu, pemerintah bersama masyarakat Jatim terus mengembangkan sektor pertanian. Selain itu, intervensi pemerintah melalui regulasi, strategi, dan inovasi yang tepat dan berpihak pada petani dan nelayan untuk mewujudkan kemandirian pangan tersebut.

“Kita bisa mencapai negara swasembada. Caranya, negara harus mengurus mulai dari on farm hingga off farm pertanian,” tandasnya.

Kedatangan Jokowi ke Jatim menjadi bagian dari upaya untuk mempercepat swasembada tersebut. Di areal persawahan Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jokowi melakukan panen raya dengan menggunakan mesin panen bermerk Quick Harvester. Ia juga melakukan penanaman dengan mesin tanam Yanmar Tipe AP 4. Soal penggunaan mesin panen, ia beralasan mesin panen bisa meningkatkan efisiensi produksi, karena bisa menekan susut hasil 8 hingga 10 persen.

Seusai memanen padi, Presiden Jokowi dan rombongan melakukan panen jagung di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Areal tanam yang dipanen tersebut merupakan areal milik PT Perhutani di petak 34 B KPH Madiun yang dikelola bersama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat. (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.