Sabtu, 13 Agustus 22

Pemerintah Targetkan Tanah di Sulteng Terdaftar Semua Tahun 2025

Pemerintah Targetkan Tanah di Sulteng Terdaftar Semua Tahun 2025
* Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil saat menyerahkan sertipikat tanah di Sulteng

Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan tahun 2025 seluruh tanah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sulteng) dapat terdaftar seluruhnya. Untuk itu pihaknya saat ini terus melakukan akselerasi proses penerbitan sertipikat khususnya di propinsi tersebut.

Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil, mengatakan sertipikat tanah yang diserahkan sejumlah 3.616 sertipikat tanah yang terdiri dari sertipikat tanah hasil  redistribusi tanah PT Sandabi sejumlah 2.599 sertipikat, redistribusi tanah dari tanah negara bebas sejumlah 500 sertipikat, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 500 sertipikat, tanah untuk Bendungan Ladongi 11 sertipikat, dan tanah aset pemerintah daerah 6 sertipikat.

“Mudah-mudahan dapat kita percepat lagi,” kata Sofyan dalam sambutannya pada acara penyerahan sertipikat tanah di Aula Kabupaten Kolaka Timur, Rabu (2/9/2020).

Dari jumlah sertipikat yang dibagikan paling banyak adalah hasil dari redistribusi tanah bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT Sandabi yang merupakan hasil dari penyelesaian konflik antara PT Sandabi dan masyarakat.
“Saya harap tanah yang sudah direlakan PT Sandabi dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Kolaka Timur akan Cokelatnya, semoga komoditi Cokelat dari Kolaka Timur dapat terus berkembang, dengan dibagikannya sertipikat tanah hari ini,” sambungnyam

Pada kesempatan tersebut, Sofyan juga mengingatkan bahwa selain memberikan kepastian hukum hak atas tanah, sertipikat juga dapat digunakan untuk memperoleh modal dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga. Terlebih saat ini ada program kredit usaha rakyat (KUR) dengan bung 6,5 persen sehingga para pemegang sertipikat dapat dengan mudah melakukan pinjaman.

“Bapak – Ibu jangan asal pinjam, pinjam itu gampang yang sulit mengembalikannya, jadi jika tidak bisa mengembalikan jangan pinjam,” ulasnya.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara, Kalvyn Andar Sembiring, optimis bahwa target pendaftaran tanah lengkap di Provinsi Sulawesi Tenggara dapat terwujud, pasalnya saat ini seluruh bidang tanah terdaftar di Sulawesi Tenggara sudah mencapai 66,4 % sisanya akan diselesaikan tahun 2025, dan diharapkan dapat selesai sebelum tahun 2025. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.