Kamis, 28 Mei 20

Pemerintah Subsidi Rp3 T untuk Iuran BPJS Kesehatan, Imbas Covid-19

Pemerintah Subsidi Rp3 T untuk Iuran BPJS Kesehatan, Imbas Covid-19
* Ilustrasi BPJS Kesehatan. (Foto: dok BPJS)

Jakarta, Obsessionnews.com — Pemerintah akan menambah subsidi iuran untuk peserta BPJS Kesehatan sebesar Rp3 triliun guna mengantisipasi dampak dari wabah Covid-19 di sektor kesehatan.

Tambahan subsidi itu juga untuk membantu BPJS Kesehatan dalam membayarkan kewajibannya. Sebab Perpres yang menentukan kenaikan iuran telah dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA).

“Tambahan subsidi BPJS Kesehatan ini karena dicabutnya perpres mengenai kenaikan tarif untuk pekerja bukan penerima upah,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers secara online, Rabu (1/4/2020).

Menurut Sri Mulyani, subisidi iuran itu diberikan untuk penyesuaian tarif Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan bukan pekerja sesuai perpres 75 tahun 2019. Subsidi iuran itu diberikan untuk peserta PBPU kelas 3 yang berjumlah sebanyak 14 juta jiwa.

Kemudian diperkirakan ada tambahan pergeseran peserta ke PBPU kelas 3 sebanyak 16 juta jiwa. Sehingga total peserta PBPU untuk kelas 3 diperkirakan sebanyak 30 juta jiwa. Untuk memberikan subsidi kepada kelompok tersebut disiapkan anggaran Rp 3 triliun.

“Sehingga rumah sakit tidak harus menghadapi permasalahan keuangan karena tagihan BPJS Kesehatan belum dibayar,” tambahnya.

Saat ini pembayaran iuran peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) Mandiri saat ini untuk kelas 1 Rp 160.000 per jiwa per bulan, kemudian kelas 2 Rp 110.000 per jiwa per bulan dan kelas 3 Rp 42.000 per jiwa per bulan. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.