Selasa, 20 Agustus 19

Pemerintah Siapkan Rp10,3 Triliun untuk Program Kartu Pra Kerja

Pemerintah Siapkan Rp10,3 Triliun untuk Program Kartu Pra Kerja
* Contoh kartu pra kerja Jokowi. (Foto: Tempo)

Jakarta, Obsessionnews.com – Progran pemerintah berupa kartu pra kerja akan segera direalisasikan. Pemerintah sendiri sudah menyiapkan program yang dijanjikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat kampanye pilpres ini dengan anggaran sebesar Rp10,3 triliun.

Diketahui program kartu pra kerja dibuat untuk memberikan kesempatan kepada angkatan kerja menambah keahlian sesuai dengan yang dibutuhkan. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020, anggaran kartu pra kerja disiapkan dalam bentuk belanja sosial.

Anggaran tersebut disiapkan untuk menyelenggarakan pelatihan digital dan reguler bagi masyarakat dan terutama angkatan kerja. Program yang digadang-gadang sekaligus menjadi pro-kontra dalam kampanye Jokowi idiharapkan dapat menjadi jawaban atas masalah pengangguran di Indonesia.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suahasil Nazara mengatakan, kebijakan ini digulirkan agar pihak yang membutuhkan bisa mengejar ketertinggalannya serta sebagai jaring pengaman sosial.

“Untuk mengejar dalam pengertian, ketika lulusan sekolah tamatan SMA ingin kerja, merasa tidak cukup untuk kualifikasi kerja, tanpa pengalaman, mereka bisa ikut pelatihan pra-kerja. Jadi mereka tamatan SMA plus kursus tertentu,” kata Suahasil, Jumat (19/7/2019).

Suahasil menerangkan, pemerintah bertanggung jawab untuk memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang tidak sepenuhnya menikmati percepatan pembangunan seperti dialami masyarakat miskin. Adapun bentuk perlindungan sosial lain yang sudah diberikan pemerintah adalah asuransi kesehatan melalui BPJS.

Kartu pra kerja yang sedang digulirkan ini juga merupakan bentuk dari upaya pemerintah memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. Kartu pra kerja tidak hanya diarahkan kepada tenaga kerja baru, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh angkatan kerja yang ingin menambah keahlian atau merasa kekurangan keahlian dalam rangka meningkatkan kompetensi. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.