Kamis, 26 Mei 22

Pemerintah RI Segera Kirim Nota Diplomatik ke PNG

Pemerintah RI Segera Kirim Nota Diplomatik ke PNG
* Gatot Nurmantyo

Jakarta, Obsessionnews – Pemerintah Indonesia tidak akan tinggal diam dengan ulah 14 militer Papua New Guinea (PNG) yang melakukan aksi tak patut dengan menurunkan bendera merah putih di Mareuke, Papua. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku sudah melaporkan insiden tersebut kepada Kementerian Pertahanan untuk segera diajukan nota diplomatik.

“Yang bisa kami lakukan hanya itu,” kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (15/8/2015).

Nota Diplomatik adalah nota yang dikrim oleh suatu pemerintah kepada pemerintah lainnya ataupun semacam nota yang digunakan dalam hubungan surat menyurat resmi antar pemerintah dengan perantara wakil diplomatik yang diakreditasikan di negara penerima.

Insiden penurunan bendera merah putih itu terjadi di Rawa Biru Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, atau wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga PNG. Setelah mendengar kabar peristiwa itu, Gatot langsung memerintahkan anak buahnya untuk segera melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

“Saya minta pasukan saya untuk segera ke kampung tersebut untuk mengamankan,” katanya.

Pihak TNI melalui Kementerian Pertahanan akan segera mencari tahu identitas ke-14 prajurit PNG itu. Hingga kini belum dapat mengungkap motif penurunan merah putih oleh militer PNG. Setelah nota diplomatik dikirimkan diharapkan pemerintah PNG segera menjawab keberatan Indonesia.

“Mungkin dia (tentara) nggak tahu batas juga karena batas di Papua itu ada orang adat Papua, dia tinggal di PNG,” sambung mantan KSAD itu. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.