Senin, 20 September 21

Pemerintah Kalkulasi Kembali Pengalihan Subsidi Listrik

Pemerintah Kalkulasi Kembali Pengalihan Subsidi Listrik

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri ESDM dan PLN  segera mengalkulasi opsi-opsi pengalihan subsidi termasuk dampak pengalihan subsidi ini. Instruksi itu disampaikan dalam rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (4/11/2015).

“Kalkulasi perlu dihitung dengan cermat, sehingga pengalihan subsidi tarif dasar listrik tidak menjadi beban bagi masyarakat miskin dan rentan miskin,” ujar Presiden.

Jokowi mengatakan seluruh kebijakan pemberian subsidi secara bertahap dan terencana harus bergeser dari sektor-sektor yang bersifat konsumtif ke subsidi yang lebih produktif.

Dijelaskannya, agar lebih tepat sasaran, secara bertahap dan terencana subsidi yang semula diarahkan pada barang, beralih pada penerima manfaat langsung subsidi, yaitu warga yang membutuhkan.

Menurut Jokowi, ‎upaya ini merupakan bagian dari reformasi struktural, sehingga pemerintah terus melakukan perbaikan pengelolaan berbagai subsidi, termasuk subsidi energi.

Untuk diketahui, saat ini pengguna listrik 450 VA dan 900 VA masih mendapat subsidi masing-masing Rp 1.047/kWh dan 874/kWh. P‎LN mencatat jumlah pelanggan yang memasang listrik kapasitas 450 VA dan 900 VA adalah 43 juta.

Padahal dalam laporan TNP2K yang bersumber dari BPS menyebutkan jumlah keluarga miskin 15,5 juta dan rentan miskin 9,5 juta keluarga. Artinya sekitar 18 juta pelanggan PLN tidak dapat dikategorikan keluarga miskin atau rentan miskin.

Untuk itu, Presiden meminta dilakukan rekonsiliasi data antara pengguna listrik 450 VA dan 900 VA dengan data keluarga miskin dan rentan miskin.

“‎Langkah rekonsiliasi data ini penting dilakukan agar kebijakan subsidi listrik benar-benar tepat sasaran,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi juga meminta PLN supaya membantu pelaku  usaha mikro dan kecil, yang mengoperasikan usahanya pada malam hari, seperti penjahit yang menggunakan tenaga listrik.

“Saya ingin mengingatkan, dalam paket deregulasi lalu industri diberikan diskon pada malam hari 30%. Kali ini hati hati. Tolong dilihat di lapangan, karena data yg saya punya banyak usaha mikro, yang ada di desa, yang  punya jahitan,” jelasnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.