Selasa, 6 Desember 22

Pemerintah Harus Perhitungkan Bila Lakukan Lockdown

Pemerintah Harus Perhitungkan Bila Lakukan Lockdown
* Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. (Foto: Dok Pribadi Neta)

Jakarta, Obsessionnews.com – Panjangnya masa krisis Covid-19 tentu akan berdampak pada situasi sosial ekonomi masyarakat, terutama buruh harian dan kelompok masyarakat yang bekerja serabutan tanpa penghasilan.

Bagaimana pun ini akan menjadi sebuah situasi yang sangat perlu diperhatikan oleh pemerintah. Namun pemerintah harus juga memperhitungkan jika terjadi lockdwon di Indonesia.

Untuk itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) jangan terkecoh dengan berbagai desakan lawan lawan politiknya, seperti desakan segera lakukan lockdown. Sebab untuk melakukan lockdown perlu perhitungan matang.

“Stok pangan seperti apa. Jalur distribusi seperti apa. Kondisi masyarakat bawah seperti apa. Jika tidak hati hati lockdown bisa menimbulkan masalah baru, bahkan lebih parah dari situasi lockdown di India,” ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/3/2020).

Sebab Indonesia pernah punya pengalaman penjarahan massal di era 1998. Menurut Neta, dalam situasi lockdown, jika tidak berhati-hati dikhawatirkan bisa menimbulkan kesulitan bahan makanan dan kelaparan di lapisan bawah, terutama masyarakat pekerja harian dan pekerja serabutan.

“Bisa-bisa yang muncul adalah aksi penjarahan, yang tidak hanya ke areal pertokoan tapi juga ke rumah orang orang yang dianggap kaya,” ungkapnya.

Sekarang saja, lanjut Neta, para pekerja harian sudah pada ngeluh tidak ada order pekerjaan. Bagi mereka tidak ada order pekerjaan artinya tidak ada yang bisa dimakan.

“Bayangkan jika mereka kelaparan dan tidak mendapat suplay makanan di tengah situasi lockdown, tentunya tidak hanya angka kriminal yang akan melonjak, tapi bisa-bisa penjarahan dan penyerbuan ke sumber makanan dan ke sumber bahan pokok akan terjadi,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.