Jumat, 24 September 21

Pemerintah Harus Menjamin Kenaikan Kebutuhan Pokok Hanya Sampai 3,5 Persen

Pemerintah Harus Menjamin Kenaikan Kebutuhan Pokok Hanya Sampai 3,5 Persen

Imar
Jakarta-Ketua Fraksi Hanura DPR RI Syarifuddin Sudding menagih janji pemerintah, yang menjamin bahwa kenaikan harga kebutuhan pokok hanya mencapai maksimal 3,5 persen.

‘’Kita ingin bukti atas pernyataan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di media yang mengatakan bahwa pemerintah telah menghitung kenaikan bahan pokok pasca dinaikkannya BBM, yang diperkirakan hanya di kisaran 1,5 hingga 3,5 persen. Nyatanya di lapangan kenaikan melebihi 5 persen,’’kata Sudding di Kompleks Senayan, Jakarta (26/6/2013).

Menurutnya jika pemerintah membiarkan kenaikan bahan pokok dan tanpa segera melakukan langkah-langkah strategis maka yang paling merasakan akibatnya adalah rakyat kecil.

‘’Percuma saja mereka mendapatkan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat jika harga-harga kebutuhan pokok tetap tidak terbeli dengan uang bantuan tersebut. Karena itu, pemerintah harus segera mengambil langkah, agar  perekonomian rakyat kecil tidak makin berantakan,’’ ujarnya.

Sudding mencontohkan, harga cabai di tingkat petani di daerah Magelang, yang sebelumnya di kisaran Rp 15.000-Rp.16.000/kg saat ini sudah mencapai Rp37.000/kg. Kemudian harga bawang merah dari Rp 25.000 ribu menjadi Rp 32.000 ribu per kg.

Bukan hanya itu, tarif angkutan juga sudah naik, meski pemerintah secara resmi belum memberikan angka pasti kenaikan yang disetujui.

‘’Masyarakat kecil tidak berani protes pada sopir ketika sudah naik angkutan dan dimintai ongkos melebihi harga yang sudah ditetapkan. Karena itulah mereka harus dilindungi, dan itu menjadi tugas pemerintah,’’ tandas Sudding.

Fraksi Hanura sendiri, tambahnya, akan selalu memantau harga bahan pokok di pasar-pasar, agar kenaikannya tidak memberatkan rakyat kecil.

‘’Jika kenaikan bahan pokok sudah  melambung dan memberatkan rakyat, sesuai dengan fungsinya, maka seluruh anggota DPR RI dari Fraksi Hanura harus menyuarakan jeritan rakyat, dan meminta pemerintah segera melakukan langkah-langkah strategis untuk menyelamatkan rakyat kecil dari himpitan ekonomi,’’pungkasnya.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.