Jumat, 17 September 21

Pemerintah Genjot Pasar Murah untuk Bantu Keluarga Kurang Mampu

Pemerintah Genjot Pasar Murah untuk Bantu Keluarga Kurang Mampu

Bayu Krisnamurti.

 
Gia

Semarang – Wakil Menteri Perdagangan RI Bayu Krisnamurthi mengadakan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah guna meninjau penyelenggaraan Pasar Murah di Kota Semarang dan pabrik gula di Kabupaten Blora. ”Pelaksanaan Pasar Murah ini merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk terus menjaga stabilitas harga bahan pokok, utamanya selama bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri dalam memenuhi bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat terutama keluarga tidak mampu,” kata Wamendag pada pembukaan Pasar Murah di Halaman Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Semarang (30/7).

Pasar Murah ini merupakan bentuk kerja sama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah serta produsen dan pelaku usaha di Kota Semarang dengan target sasaran adalah keluarga kurang mampu yang berdomisili di sekitar kantor Disperindag Provinsi Jawa Tengah. Mekanisme penjualan pada Pasar Murah ini adalah melalui pemberian kupon untuk menghindari penebusan ganda oleh satu keluarga.

Pada pelaksanaan Pasar Murah di Semarang ini, dijual berbagai bahan kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur ayam serta makanan dan pakaian. Untuk paket sembako, pihak penyelenggara menyediakan 1.300 paket yang terdiri dari 5 kg beras, 2 liter minyak goreng dan 2 kg gula pasir dengan harga per paket Rp. 59.000, lebih rendah 30% dari harga normal yaitu sebesar Rp. 86.750 (subsidi Rp. 27.750). Dalam menghadapi bulan puasa dan lebaran 1434 H, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan sebanyak 7.000 paket sembako.

Berdasarkan pantauan harga rata-rata eceran di pasar tradisional wilayah Jawa Tengah per 29 Juli 2013, harga beras IR 64II sebesar Rp. 8.500/kg. Sementara harga gula pasir Rp 11.200/kg dan harga minyak goreng kemasan Rp 13.500/liter.

Usai melakukan kunjungan ke Pasar Murah di Semarang, Wamendag juga melakukan peninjauan ke Pabrik Gula Gendhis Multi Manis di Kabupaten Blora. Pabrik yang berdiri di atas tanah seluas 60 hektar ini direncanakan beroperasi pada bulan November 2013 dengan kapasitas produksi 4.000- 6.000 ton tebu per hari. ”Pabrik Gula Gendhis Multi ini diharapkan dapat segera beroperasi sehingga mampu menambah pasokan gula dan dapat menstabilkan harga gula di dalam negeri,” ujar Bayu.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.