Minggu, 25 Oktober 20

Pemerintah Diminta Tak Lanjutkan Pembahasan RUU Cipta Kerja

Pemerintah Diminta Tak Lanjutkan Pembahasan RUU Cipta Kerja
* Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, Obsessionnews.com – Di tengah serangan wabah virus Corona (Covid-19) pemerintah diminta tidak menambah beban buruh dengan memaksa untuk melanjutkan pembahasan RUU Cipta Kerja.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati dalam momentum peringatan Hari Buruh atau May Day, 1 Mei 2020.

Menurut dia, di situasi ekonomi yang sangat sulit karena pandemi Covid-19 ini, seharusnya pemerintah memberikan bantuan untuk meringankan beban buruh.

“Tetapi yang terjadi, para buruh justru dihadapkan pada ancaman PHK, THR tidak terbayar, pengurangan gaji dan sederet kabar buruk lainnya,” kata Mufida dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/5/2020).

Dia menilai, para buruh tahun ini mengalami sederet kesulitan, mulai dari PHK sampai kekurangan biaya untuk bertahan hidup. Mufida mengungkapkan, di luar negeri para Pekerja Migran Indonesia juga mengalami hal serupa.

“Jadi, tetap ngotot membahas RUU Omnibus Law jelas bukan tindakan bijak,” ucapnya.

Menurut Mufida ada prioritas lain yang harus dilakukan pemerintah dan DPR selama masa pandemi ini. “Sedangkan membahas RUU Cipta Kerja yang ditentang buruh pada masa pandemi ini, seperti memanfaatkan kesempatan,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.