Rabu, 25 Mei 22

Pemerintah Diminta Maksimalkan Potensi Pemuda

Pemerintah Diminta Maksimalkan Potensi Pemuda

Jakarta, Obsessionnews – Organisasi lembaga kepemudaan mendesak pemerintah agar tetap merangkul pemuda dalam menopang pembangunan nasional. Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (DPP KAMMI) Andryana mengatakan, meningkatkan mutu pembangunan tidak bisa dilakukan hanya satu pihak.

“Hari ini ‘kan pemuda berjalan dengan program kerjanya sendiri. Kemudian pemerintah dalam hal ini berjalan dengan program kerjanya sendiri. Harapannya memang antara program pemerintah dan program pemuda itu konek dan ada korelasi sehingga perubahan yang diharapkan itu signifikan,” ungkapnya kepada Obsessionnews.com usai dialog interaktif lintas pimpinan organisasi bertema memperkuat sinergi pemuda di tengah kompetisi global, yang digelar di Wisma Kemenpora RI, Jakarta, Jumat (14/8/2015).

Andryana juga menilai pemuda memiliki ide dan gagasan yang mumpuni, namun ruang untuk mengaktualisasikan ide masih minim. “Kendala pemuda saat ini kan pada infrastruktur, kendala pendanaan, sehingga pemerintah seakan tidak melakukan konektifitas dengan pemuda. Saya kira bersambungnya antara ide, gagasan dan sumber daya yang dimiliki pemuda dan pemerintah akan melahirkanya perubahan yang signifikan,” jelasnya.

Pemuda saat ini didudukkan sebagai posisi subjek pembangunan kedua tantangan bonus demografi dan titik tumpunya itu ada dalam diri pemuda, hingga sumber daya pemudanya harus dibangun dan terus ditingkatkan.

Beni Pramula-

Di tempat yang sama, Ketua Umum Dewan Pimpinan Ikatan Mahasiswa Muhamdiyah (IMM) Beni Pramula menilai pelibatan pemuda dalam pembuatan regulasi masih kurang. “Bagaimana mungkin potensi pemuda bisa dimaksimalkan sementara ketika menyusun undang-undang tidak melibatkan pemuda. Bagaimana mungkin mereka akan tahu seperti apa keinginan pemuda sementara mereka kurang memberikan kesempatan kepada pemuda kita, untuk turut berpartisipasi dalam membuat sebuah peraturan sifatnya bermaslahat bagi kepentingan orang banyak,” tuturnya.

Kalau pemerintah ingin membangun bangsa dengan memanfaatkan potensi pemuda maka mulai sekarang perlu melibatkan pemuda. “Harapan saya harus sinergi antara pemerintah, legislatif dan pemuda senantiasa sama-sama saling melibatkan. Menurut saya pemerintah kan butuh pemuda untuk mengembangkan sumber daya bangsa ini. Jadi pemerintah harus melibatkan pemuda untuk menguasai kawasan global,” tuturnya.

Presiden Organisasi Pemuda Asia Afrika atau Asian African Youth Government juga ini mengajukan baik dari pemerintah hingga pemuda harus kerja keras untuk menghadapi tantangan global, dan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Ia juga menuntut pemerintah agar menciptakan lapangan pekerjaan, tetapi juga pemerintah harus memberikan pemodalan dalam menudukung sumber daya atau kreatifitas pemuda. Saya kira perlu memfasilitasi pemuda-pemuda yang memiliki produktivitasnya agar dapat teriplementasi disektor persaingan global. Makanya pemerintah harus perhatikan pemuda saat ini,” harapnya.

Melalui dialog interaktif lintas pimpinan organisasi dalam tema memperkuat sinergi pemuda ditengah kompetisi global, mereka menilai suatu langkah positif Kemenpora memberikan pendidikan mengenai organisasi kepemudaan kepada publik lewat media. Selain itu para aktivis ini berharap ada sinergi antara Kemenpora dan OKP dalam meningkatkan kapabilitas dan credibilitas pemuda. Hadir Ketua Umum DPP Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Aminudin dan Pimpinan PB HMI. (Asma)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.