Minggu, 27 November 22

Pemerintah Diminta Buat Akte Kelahiran 1.600 Anak TKI di Saudi

Pemerintah Diminta Buat Akte Kelahiran 1.600 Anak TKI di Saudi
* Danone Indonesia diadakan diskusi publik di Jakarta.

Jakarta, Obsessionnews.com – Kemeneterian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (PPPA) mengungkapkan sebanyak 1.600 anak yang tinggal di Arab Saudi tanpa memiliki status yang jelas. Mereka diduga merupakan anak dari tenaga kerja Indonesia yang bekerja di sana.

“Mereka tidak jelas status hukumnya, tidak tahu ayah-ibunya siapa,” ungkap Asdep Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan Keluarga dan Lingkungan pada Kementerian PPPA, Rohika Kurniadi Sari dalam acara Diskusi Publik di Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Permasalah tersebut, menurut Rohika menjadi tantangan bagi pemerintah Indonesia untuk berupaya supaya anak-anak tersebut bisa mendapatkan akte kelahiran. Para stakeholders dari Kementerian PPPA, Kemensos, Kemenaker dan Kemlu bisa duduk bersama guna mencarikan solusi terbaik.

“Ini protet perempuan, jadi tidak hanya kerja di perusahaan bagus, tapi masih ada pekerjaan rumah (PR) yang perlu dibenahi,” tutur Rohika.

Diskusi yang diselenggarakan oleh Danone Indonesia ini diadakan mengingat sampai saat ini masih banyak perusahaan yang menghadapi tantangan dalam pemenuhan hak perempuan dan anak atas pengasuhan dan tumbuh kembang yang baik.

Kebijakan perusahaan yang ramah keluarga menjadi pembahasan yang menarik, karena banyak karyawan perusahaan yang memiliki peranan, juga sebagai orang tua yang berperan dalam mengoptimalisasi tumbuh kembang anak, terutama dari 1.000 hari pertama.

“Danone memiliki komitmen untuk mendukung upaya pemulihan hak perempuan dan anak atas pengasuhan dan tumbuh kembang yang baik. Hal ini diwujudkan dalam sebuah kebijakan, yakni parental policy,” kata Direktur HOUR Danone ELN Indonesia, Evan Indrawijaya.

Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak (APSAI), Luhur Budijarso mengatakan anak merupakan stakeholder atau pemangku kepentingan yang sangat penting bagi dunia usaha. Untuk itu, salah satu komitmen APSAI adalah membantu pemerintah mewujudkan perlindungan atas hak anak.

“Kebijakan pemberian cuti hamil dan melahirkan yang dimiliki Group Danone di Indonesia merupakan salah satu contoh perusahaan ramah anak dan mendukung tumbuh kembang anak dari sisi kebijakan manajemen,” ujar dia. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.