Senin, 25 Oktober 21

Pemerintah Diingatkan Hati-hati Kejar Target Pajak

Pemerintah Diingatkan Hati-hati Kejar Target Pajak

Jakarta, Obsessionnews – Perkembangan kelas menengah baru di Indonesia diyakini Ekonom Development of Economics and Finance (INDEF) Aviliani akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Karenanya, ia berharap pemerintah dapat mensikapinya dengan baik dengan tidak merusak peluang tersebut dengan memaksakan peraturan perpajakan yang tidak tepat.

Menurut dia, langkah pemerintah untuk mengejar pendapatan pajak dengan menarik pajak bagi barang – barang mewah cukup beresiko mengingat pertumbuhan kelas menengah baru yang akan membawa pada peningkatan gaya hidup.

“Gaya hidup mereka akan meningkat jadi lebih bagus. Sekarang kelas atas hanya sekitar 50 juta orang, menengah itu sampai 100 juta’an orang dan akan meningkat. Gaya hidup mereka juga akan terus meningkat,” kata dia saat acara Economy and Business Outlook 2015 yang diselenggarakan oleh PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) bekerja sama dengan Men’s Obsession di Hotel Ritz Carlton, Senin (16/2/2015).

Untuk menunjukkan identitasnya, dalam memenuhi kebutuhan sehari – hari maka kelompok menengah baru tersebut akan mencari produk-produk bermerek yang cenderung mewah.

Karenanya, lanjut Aviliani, jika pemerintah tetap bersikeras menarik pajak kepada barang mewah yang akan dibeli oleh kelompok tersebut sebenarnya cukup beresiko. Alasannya, dengan mengenakan pajak maka harga produk yang sebelumnya diprediksi akan digandrungi akan mengalami kenaikan.

Lebih jauh, bukan tidak mungkin kelas menengah baru tadi akan berfikir dua kali dan menyebabkan menurunnya daya beli masyarakat hingga menurunkan peluang investasi di sektor gaya hidup.

Hal semacam itu sempat terjadi di Jepang. “Kita coba lihat Jepang. Mereka terapkan pajak untuk barang mewah, investasi di sektor gaya hidup langsung turun karena daya beli turun,” ujar Aviliani. (Kukuh Budiman)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.