Minggu, 25 Oktober 20

Pembangunan Sentra Pengelolan Beras Terpadu di Kebumen Segera Dilanjutkan

Pembangunan Sentra Pengelolan Beras Terpadu di Kebumen Segera Dilanjutkan
* Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan perwakilan Bank Mandiri meninjau lokasi pembangunan SPBT di Kutowinangun. (Foto: Albar/ OMG)

Kebumen, Obsessionnews.com – Pihak PT. Bank Mandiri memastikan proyek pembangun Rice Mile Unit (RMU) atau Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) yang terletak di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah akan segera dilanjutkan.

Hal itu dikatakan pihak perwakilan Bank Mandiri usai bertemu dengan Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di Rumah Dinas Wakil Bupati, Senin (15/6/2020). Rencanan awal pembangunan SPBT sudah dimulai pada awal 2020 dan ditargetkan selesai pada Maret 2020.

“Kehadiran saya ke Pak Wakil Bupati pagi hari ini adalah untuk mengupdate progres rencana program korporasi petani khususnya di Kebumen. Rencananya memang awal 2020 sudah mulai kita bangun, bahkan kami targetkan Maret sudah selesai,” ujar Sugiarto mewakili dari Government Project Bank Mandiri.



Namun, ia menyebut karena ada wabah corona, dan pergantian menteri BUMN, pembangunan jadi terhambat. “Tapi karena adanya Covid-19 ini, kemudian pergantian kementerian BUMN, maka itu yang menjadi salah satu molornya pembangunan ini,” tambahnya.

Saat ini, ia mastikan secara adminstrasi dan internal sudah selesai. Pihak Bank Mandiri selanjutnya akan membuka tender menunjuk kontraktor untuk memulai pembangunan SPBT. “Insya Allah Juni ini pelaksanaan tender sudah mulai dilaksanakan. Jadi mohon maaf sebenaranya tidak ada masalah internal, ini karena terkendala covi,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Arif Sugiyanto menambahkan, pihaknya menyambut baik rencana Bank Mandiri dan juga PT Pertamina yang akan melanjutkan SPBT. Diharapkan pembangunan SPBT ini bisa berdampak besar terhadap kesejahteraan petani dan semua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).



“Kita liat tadi perbandinganya yang ada di Pamarican itu, satu Gapoktan saja bisa mencapai Rp80-90 juta penghasilanya. Jadi dari trading yang diritme Bank Mandiri itu tidak hanya diberikan alat, tapi juga cara-caranya dan permodalannya,” tuturnya.

Menurutnya, jika pihak Bank Mandiri hanya memberikan bantuan alat tanpa ada permodalan dan sistem pengelolaan yang baik, maka fasilitas dalam SPBT itu tidak bisa digunakan dengan baik. Pemkab Kebumen ingin SPBT ini bisa menjadi role model bagi kesejahteraan petani di Indonesia.

“Dan ini pengelolaanya selama 20 tahun nanti akan dikelola oleh Bumdes bersama. Setelah itu akan dimasukan oleh kas desa,” tuturnya.

Diketahui, pembangunan SPBT ini merupakan wujud sinergi BUMN untuk meningkatkan kesejahteraan petani antara Bank Mandiri dan Pertamina. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program kewirausahaan petani, yang bertujuan mengoptimalkan penjualan produk-produk pertanian.



Pembangunan SPBT di Kebumen merupakan yang pertama di Jawa Tengah. Setelah sebelumnya sudah dibangun di 11 titik di Jawa Barat. Peletakan batu pertama saat itu dilakukan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno pada Oktober 2019.

Pembangunan SPBT merupakan tahapan dalam program mewirausahakan petani untuk mendukung petani setelah masa pra tanam dan tanam serta masa panen dan pasca panen.

Direncanakan SPBT ini akan membantu meningkatkan produksi beras dan kesejahtaraan hampir 170 ribu petani di Kebumen. SPBT yang akan dibangun memiliki kapasitas produksi beras sebesar 3 ton per jam dan akan dikelola oleh kelembagaan berbentuk PT.

Tidak hanya mengolah gabah petani saja, SPBT ini nantinya juga mampu menyerap beras medium dari usaha pengolahan beras tradisional setempat. Sehingga SPBT akan dapat berproduksi sepanjang musim, serta tidak mematikan usaha pengolahan padi setempat.

Dalam pembangunannya, SPBT ini juga akan dilengkapi dengan timbangan digital, gudang penyimpanan, perkantoran, dan tempat pembinaan. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.