Kamis, 29 September 22

Pemanggilan JK di Pansus Pelindo Hanya Cari Sensasi

Pemanggilan JK di Pansus Pelindo Hanya Cari Sensasi

Jakarta, Obsessionnews – Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II DPR mewacanakan pemanggilan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) untuk dimintai keterangannya terkait pengembangan penyelidikan dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Direktur Pelindo II RJ Lino.

JK dipanggil karena diduga membekingi Direktur Utama Robert Joseph (RJ) Lino pada saat kasus Pelindo II ditangani oleh Bareskrim yang dipimpin oleh Komjen Budi Waseso. Namun, pemanggilan tersebut di minta jangan hanya sekedar mencari sensasi publik, dengan mengabaikan tujuan mulia dari Pansus.

“Jadikan sebagai sarana melaksanakan pengawasan secara otentik dan jangan sekedar sensasi,” kata Pakar Hukum Universitas Al Azhar Jakarta, Suparji Achmad‎ saat dihubungi, Minggu (1/11/2015).

Menurutnya, pemanggilan JK ini sah-sah saja untuk membuat terang benderang kasus ini khusunya terkait dengan dugaan kepemilikan saham perusahaan yang ada hubungannya dengan keluarga JK. Disisi lain, pemanggilan JK akan menjadi semacam “rem” atas progresifitas JK sebagai Wapres dalam menjalankan agenda-agenda pemerintahan.

“Sekiranya betul dipanggil, diharapkan JK mengungkap fakta dan data secara otentik serta tidak ragu-ragu bahwa ada pihak lain yang juga berkepentingan terhadap Pelindo II,” katanya.

Dia menjelaskan, Pansus di DPR pada dasarnya untuk melakukan pengkajian suatu kasus dengan tujuan untuk menemukan fakta yang sebenarnya. Sehingga dapat direkomendasikan penyelesaiannya melalui jalur hukum atau politik. Secara faktual, Pansus seringkali ada nuansa politik dan diorientasikan untuk tujuan politik.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Pansus Pelindo II, Teguh Juwarno mengatakan, sampai saat ini internal Pansus belum ada kesepakatan untuk memanggil Wapres JK. Melainkan, sambungnya, hal itu baru usulan dari FPDIP yang belum dibahas secara khusus di internal Pansus Pelindo II.

“Semua usulan dibahas di internal Pansus untuk disepakati. (Pemanggilan JK) belum dibahas khusus,” singkat Teguh Juwarno.

Sementara itu, Anggota Pansus Pelindo II dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Daniel Johan mengatakan, sampai saat ini pemanggilan JK belum diperlukan. Sebab, belum ada data temuan dari Pansus yang mengarah ke JK. Pihaknya justru lebih mendorong Pansus terlebih dahulu memanggil Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut PT. Pelindo II RJ Lino.

“Kita panggil menteri (Rini) dulu. (JK) kita lihat perkembang data yang ada,” kata Daniel Johan. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.