Senin, 28 November 22

Pemain Brasil Dilempari Pisang, Desak Suporter Dihukum!

Pemain Brasil Dilempari Pisang, Desak Suporter Dihukum!
* Richarlison dan lemparan kulit pisang. (Gettty/Twitteri/Goal)

Richarlison menjadi pemain Brasil terbaru yang mengalami pelecehan rasisme di lapangan sepak bola. Dia dilempari pisang saat bermain di lapangan oleh oknum suporter lawan.

Bintang Tottenham Hotspur itu menjadi pemain Brasil terbaru yang mengalami pelecehan rasis usai ia mencetak gol yang membantu negaranya menang 5-1 dalam uji coba versus Tunisia di Paris, Rabu (28/9).

Penyerang berusia 25 tahun itu mengemas gol kedua Brasil, namun pertandingan itu dinodai oleh insiden yang terjadi saat ia dan rekan-rekan setimnya melakukan selebrasi gol di Parc des Princes.

Richarlison berharap suporter yang melemparkan pisang ke arahnya dihukum sepantasnya agar tindakan berbau rasisme tidak terulang lagi di masa mendatang.

Apa kata Richarlison tentang insiden pelemparan pisang ke arahnya?
Berbicara setelah pertandingan, Richarlison mengatakan: “Saya berbicara tentang ini dengan Roberto [Firmino] mengatakan bahwa saya pikir Tuhan tidak mengizinkan saya untuk melihat itu karena saya tidak tahu apa yang bisa saya lakukan di situasi yang panas. Semoga suporter itu bisa diidentifikasi dan dihukum.”

“Sulit. Anda lihat apa yang terjadi dengan Vinicius Jr baru-baru ini dan sekarang ini, di dalam stadion. Semoga pihak berwenang menemukan dan menghukumnya. Semoga insiden ini mengajari orang lain untuk tidak melakukannya.”

Skuad Brasil sering jadi korban rasisme
Seperti yang diketahui, Richarlison bukanlah pemain kulit hitam Brasil pertama yang dilecehkan secara rasial dalam beberapa minggu terakhir.

Masalah ini tetap belum ada penyelesaiannya dan butuh ketegasan otoritas terkait untuk bisa memberantasnya, terutama ketika pelecehan sudah merembet ke pelemparan benda-benda yang berpotensi mengancam keselamatan pemain. (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.