Kamis, 6 Oktober 22

Pegiat Antikorupsi di Indonesia Dipertanyakan

Pegiat Antikorupsi di Indonesia Dipertanyakan

Jakarta, Obsessionnews – Brigjen Pol (Purn) Victor Edison Simanjuntak sebagai mantan Dirtipideksus Bareskrim Polri mempertanyakan sikap dan konsistensi kelompok-kelompok yang menamakan diri mereka pegiat antikorupsi.

“Yang menamakan diri pegiat antikorupsi seharusnya berpendapat, tapi mereka diam,” ujar Victor di Jakarta, Rabu (14/10/2015).

Hal ini terlihat sampai saat ini tidak ada satupun pegiat antikorupsi yang berkomentar saat kasus dugaan korupsi di Pelindo II yang ditangani pihaknya berujung pada pencopotan Komjen Pol Budi Waseso sebagai Kabareskrim.

Menurut Victor, kondisi berbeda akan terjadi jika sebuah kasus korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat hambatan dari pihak luar. Para pegiat antikorupsi akan langsung bersuara membela KPK. Hal ini menimbulkan kesan penanganan kasus korupsi hanya boleh dilakukan oleh KPK.

“Kalau instansi tertentu (KPK) itu pahlawan,” katanya.

Victor menambahkan, sebagai anggota korps Bhayangkara, dirinya dan Budi Waseso siap diganti kapa pun. Namun, momentum pergantian Budi Waseso dinilai tidak tepat.

Pergantian Budi Waseso menjadi Kepala BNN telah membuat nyali penyidik kepolisian yang sedang bersemangat menindak korupsi menjadi ciut.

“Perlakuan terhadap Polri mungkin betul, tapi timing kurang tepat. Efek ke penyidik jadi takut. Diganti kapan pun itu konsekuensi, tapi timing-nya karena Polri saat itu lagi giat-giatnya,” ujar Victor.

Victor menyatakan, pihaknya gencar menangani kasus korupsi lantaran ingin mengubah sistem. Untuk itu, kasus-kasus korupsi yang ditangani Bareskrim merupakan kasus yang memberikan efek besar dalam mengembalikan keuangan negara dan memberikan efek jera pada pelaku korupsi.

“Niat kita mengubah sistem. Kasus korupsi yang ditangani yang bisa memberikan efek besar dalam mengembalikan keuangan negara, dan memberikan efek jera pada pelaku korupsi,” pungkasnya. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.