Jumat, 12 Agustus 22

Pegadang Daging Terus Demo, Pelaku Usaha Bisa Bangkrut

Pegadang Daging Terus Demo, Pelaku Usaha Bisa Bangkrut

‎Jakarta, Obsessionnews – Mahalnya harga daging di pasaran membuat para pedagang bakso di Jakarta terancam gulung tikar. Pemerintah pun diminta segera menstabilkan harga daging agar usaha mereka bisa kembali normal.

“Kita berharap harga dagaing bisa murah supaya bisa lancar usaha kita,” ujar Mohammad Iman, pedagang bakso saat ditemui di kawasan Cawang, Jakarta timur, Minggu (9/8/2015) malam.

Iman mengatakan dalam beberapa hari terakhir dirinya kesulitan mendapatkan daging. Selain mahal juga karena tidak seorang pun pedagang daging yang berjualan. Ini terkait dengan aksi unjuk rasa yang dilakukan pegang.

“Sekarang dagang, karena sekedar menghabiskan stok kemarin. Kalu besok sudah gak bisa dagang karena demonya empat hari, stoknya abis hanya dua hari saja,” katanya.

Pria asal Wonogiri ini memgaku bingun kalau usaha jualan baksonya harus berhenti. Tuntutan hidup keluarga dan biaya sekolah empat orang anaknya entah solusi apa yang harus dia lakukan.

“Biasanya bisa nyari duit, sekarang gak. Kalau gak dagang kan repot pa, bagaimana mau kasih makan keluarga dan sekolahkan anak,” tutur Iman.

Para penjual daging sapi di beberapa pasar tradisional di Jabodetabek tak akan berjualan selama empat hari mendatang. Mereka merencanakan aksi mogok massal menuntut pemerintah menurunkan harga daging.

Aksi mogok ini berimbas pada pelaku usaha rumah makan, perhotelan, restoran hingga pedagang bakso. Mereka kesulitan mendapatkan daging. Diharuskan langkah tanggap pemerintah agar kondisi ini tidak berdampak besar.

Harga daging saat ini sangat beragam mulai dari Rp 115 ribu hingga Rp 120 ribu per kilogram. Pasca lebaran harus harga gading sudah kembali normal pada kisaran harga Rp 95 ribu sampai Rp 100 ribu. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.