Sabtu, 28 Januari 23

Pedagang Resah, Polisi Ajari Kenali Beras Palsu

Pedagang Resah, Polisi Ajari Kenali Beras Palsu
* Azizah saat praktik cara mengenali dan membedakan beras asli dengan beras palsu. (Obsessionnews.com/Ari Armadianto)

Surabaya, Obsessionnews – Belum hilang dalam ingatan warga Bekasi saat penemuan beras yang dioplos dengan menir dan pakan ternak. Namun, warga kembali dikejutkan dengan penemuan beras yang dicampur biji plastik. Beras palsu yang disinyalir dari China itu, kini jelas mengganggu kondisi masyarakat.

Para pedagang beras mulai resah dengan ditemukan beras palsu berbahan plastik baru-baru ini. Mereka meminta pemerintah dan aparat hukum untuk mencegah masuknya beras palsu tersebut di Kota Surabaya.

Seorang pedagang beras di Pasar Baba’an di Jalan Kebalen Surabaya, Azizah (46), mengatakan jika beras plastik tersebut sampai beredar di Surabaya, tentu akan sangat merugikan kondisi ekonomi para pedagang dan kesehatan para konsumennya.

“Belum ada sosialisasi atau tindakan apapun dari pemerintah. Sempat tidak terpikir juga kenapa ada beras palsu, padahal ini kebutuhan pokok,” kata Aziza, Rabu (20/5/2015).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, kata Azizah, para pedagang harus lebih selektif dalam membeli beras dari petani atau pedagang besar. Beras, katanya, harus dibeli dari distributor terpercaya yang telah menjalin hubungan bisnis sejak lama. Namun, tidak banyak pedagang beras di pasar tersebut yang mengetahui perbedaan beras asli maupun palsu.

“Sekarang berarti harus memeriksa beras lebih detail. Kalau bahannya plastik pastinya tidak akan bercampur dengan tepungnya. Warna dan teksturnya beda. Gigit saja dulu berasnya,” kata Aziza.

Terkait itu, aparat Kepolisian Sektor Pabean Cantikan Surabaya, Rabu (20/5/2015)  siang melakukan razia dengan dengan mendatangi sejumlah pedagang beras di sekitar Pelabuhan Tanjung Perak. Bahkan petugas mengajarkan trik sederhana kepada para pedagang beras di pasar tradisional tersebut.

“Ini (Pasar Baba’an) menjadi sasaran utama, menyusul hasil temuan beras plastik di Bekasi Jawa Bara beberapa waktu lalu,” kata Kapolsek Pabean Cantikan, Kompol I Ketut Madya.

Untuk membedakan beras plastik dan beras asli, lanjut  Ketut, polisi juga mengajarkan trik sederhana kepada para pedagang beras. Yakni, cara merendam beras ke dalam air dan mengaduknya selama kurang lebih 1 menit.

“Didiamkan sejenak. Jika beras itu mengandung unsur plastik maka secara alami beras plastik ini akan mengambang,” tandasnya. (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.