Jumat, 24 September 21

Pecat Setya Novanto, Selidiki Aksi Sudirman Said

Pecat Setya Novanto, Selidiki Aksi Sudirman Said

Jakarta – Demi kehormatan Partai Golkar, Setya Novanto layak dipecat oleh Partai beringin itu dari jabatan Ketua DPR RI. Namun, publik pun harus menyelidiki apakah ada motif lain Sudirman Said mengungkap masalah ini.

“Para anggota DPR sendiri sudah meminta Setya Novanto dipecat atau diganti, minimum dengan mosi tidak percaya. Lebih baik Setya Novanto ditarik sendiri oleh Golkar,” tegas Sihol Manullang, Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) di Jakarta, Rabu (18/11/2015).

Sihol menilai, perbuatan Setya Novanto sudah mencemari DPR. Tugas legislatif adalah pengawasan, penyusunan anggaran dan legislasi. Tetapi Novanto “membelokkan” jabatan menjadi sarana lobi-lobi bisnis pribadi.

“Negeri ini sudah lelah dengan basa-basi politik. Saatnya langkah konkret. Maka jika Jokowi menghormati DPR, sebaiknya soal pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden diserahkan ke penegak hukum,” tandasnya.

Namun, tutur dia, publik juga jangan terkecoh dengan “jurus silat” Menteri ESDM Sudirman Said yang kali heroik, harus diteliti juga apakah ada muslihat di belakang aksi Sudirman.

“Jangan sampai mau menyembunyikan sesuatu, maka menyerang pihak lain. Atau, memunculkan sesuatu yang melindungi bangsa, namun sesungguhnya hanya sebagai upaya menutupi masalah tertentu. Ini harus diselidiki,” bebernya.

“Publik hendaknya jangan hanya melihat sandiwara ini sebagai upaya Menteri ESDM untuk menunjukkan keberpihakannya kepada publik, tetapi jangan-jangan hanya sebuah muslihat,” ungkapnya pula. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.