Kamis, 6 Agustus 20

PDIP Jateng Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah

PDIP Jateng Buka  Pendaftaran Calon Kepala Daerah

Semarang – Terkait dengan adanya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jawa Tengah (Jateng), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jateng telah membuka pendaftaran di berbagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

“Beberapa DPC yang bupati/walikotanya masa jabatannya mau berakhir sudah melakukan pendaftaran,” kata Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Nunik Sri Yuningsih kepada Obsessionnews.com di di Panti Marhaen, Kota Semarang, Rabu (14/1) malam.

Nunik Sri Yuningsih ,Wakil Ketua DPD PDI P Jawa Tengah.
Nunik Sri Yuningsih ,Wakil Ketua DPD PDI P Jawa Tengah.

Pendaftaran calon kepala daerah dari PDIP dimulai hari ini, dan tercatat  15 kabupaten/kota telah membuka pendaftaran,antara lain  Kota Semarang, Boyolali, dan Purworejo. Sedangkan daerah-daerah lain akan membuka pendaftaran dalam waktu dekat.

“Agar berkualitas bagus calon-calon kepala daerah itu akan dimasukkan ke dalam sekolah partai semacam pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas),” kata Nunik.

Dia menambahkan perihal pendidikan di sekolah partai yang diselenggarakan PDIP itu wajib bagi para pendaftar calon kepala daerah, kecuali calon incumbent atau petahana.

Kewajiban memasuki sekolah partai terlebih dahulu ini dimaksudkan untuk mempersiapkan para calon kepala daerah jika harus mengikuti uji publik sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada Nomor 1 Tahun 2014. “Ketika ada aturan formal dari undang-undang bahwa calon kepala daerah harus ada uji publik, harapan kami para calon yang sudah direkrut akan bisa lolos dari uji publik,” ungkap Nunik.

Seperti diketahui, dengan adanya Perppu Pilkada Nomor 1 Tahun 2014, calon kepala daerah dari masing-masing partai wajib mengikuti uji publik selama 3 bulan pendaftaran calon. Adanya uji publik dimaksudkan agar masyarakat lebih mengetahui tentang kompetensi dari masing-masing calon.

Sedangkan sampai saat ini pun perdebatan mengenai pilkada mendatang masih menjadi pembicaraan hangat di kalangan legislatif nasional. Salah satunya adalah mengenai uji publik. Adanya uji publik yang diterangkan dalam Perppu tersebut rawan timbulnya kesan menjatuhkan antar kandidat dan sekadar memberikan nilai terhadap kompetensi dan integritas yang diuji oleh publik.

Berbicara tentang adanya pilkada langsung atau tidak langsung, PDIP Jateng menyatakan kesiapannya di masa pilkada mendatang. “Untuk pilkada langsung atau tidak langsung, kami secara keseluruhan sudah siap untuk memenangkan pemilihan kepala daerah kali ini,” pungkasnya. (Yusuf Isyrin Hanggara)

Related posts