Kamis, 2 Desember 21

PDI-P Cianjur: Dukungan Kepada Megawati Masih Kuat

PDI-P Cianjur: Dukungan Kepada Megawati Masih Kuat

Cianjur, Obsessionnews – Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Cianjur, Didin Janaludin, menyangsikan kesediaan Jokowi untuk dicalonkan menjadi Ketua Umum PDI-P. Terlebih Jokowi tidak akan berani karena sudah berkomitmen bahwa setiap pengurus partai tidak boleh rangkap jabatan dengan eksekutif.

“Kalau beliau (Joko Widodo) mencalonkan berarti mengikari komitmennya,” ujar Didin saat ditemui Obsessionnews.com di ruang kerjanya, Jumat (3/4/2015).

Kalau pun ada suara-suara yang mencalonkan Jokowi sebagai Ketua Umum, Didin menyebut hal itu hanya permainan lembaga-lembaga survei saja dalam menguji popularitas PDI-P. “Ibu (Mega) sama Jokowi-nya mah ‘kan ketawa-ketawa aja,” ujarnya sambil tersenyum.

Menurut Didin, penetapan Megawati sebagai Ketua Umum khususnya ada 2 aspek. Pertama, figur Megawati masih dibutuhkan sebagai figur pemersatu kader partai sampai tingkat daerah. Terlebih Megawati mampu legowo memberikan kesempatan sebagai calon presiden kepada kader partai secara tepat, yaitu Jokowi.

“Padahal Jokowi bukan kader dari struktur inti partai, baik DPD maupun DPP. Tetapi beliau (Megawati) memberikannya kepada Jokowi,” jelasnya.

Kedua, lanjut dia, kemampuan Megawati membina kader-kader melalui konferda, konfercab dan ancab dengan kepemimpinan yang berkembang dan modern. “Beliau berhasil memberikan pembinaan kepada cabang tentang kepemimpinan yang modern dalam kepemimpinan yang akan datang,” jelas Didin.

Kebijakan yang diterapkan Megawati, kata Didin, mampu menciptakan ketengan sampai ke daerah. “Kebijakan yang diambil Ibu (Mega), seperti sekarang terlihat tidak sampai menimbulkan ada gejolak di daerah,” tambahnya.

Mengenai kemungkinan ada daerah yang ingin mencalonkan Joko Wi sebagai Ketua Umum, kata Didin, PDI Perjuangan masih terbuka bagi calon lain selama ada dukungan dan kesediaan yang dicalonkan.

“Di PDI Perjuangan tetap membuka siapapun asalkan ada dukungan dan kesediaan si calon. Sekarang mau tidak Joko Wi bersaing dengan Ibu (Megawati?” ujarnya. (Teddy Widara)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.