Kamis, 9 April 20

PBNU Serukan Pemimpin Negara Islam Lawan Radikalisme dan Terorisme

PBNU Serukan Pemimpin Negara Islam Lawan Radikalisme dan Terorisme
* Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj.

Jakarta, Obsessionnews.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyerukan agar seluruh pemimpin negara-negara Islam dan para ulama sedunia untuk pro-aktif melawan gerakan-gerakan radikalisme dan terorisme yang makin nyata.

Hal itu dikemukakan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menanggapi serangkaian peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Madinah dan Solo. Ia juga mengajak seluruh umat sedunia untuk terus menggalang solidaritas kemanusiaan sekaligus menolak segala bentuk kekerasan atas nama agama.

“Gerakan radikalisme sudah sedemikian merajalelanya. Diperlukan penanganan khusus yang intensif dari berbagai pihak, utamanya ulama dan pemimpin dunia untuk bersatu padu melawan gerakan radikalisme,” kata Said dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/7/2016).

Said menegaskan, seluruh warga NU mengutuk segala tindak kekerasan dan terorisme yang mengatasnamakan Islam. Apalagi tindakan itu dilakukan di bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

“Islam mengutuk kekerasan. Umat Islam umumnya ikut merasakan kepedihan yang sangat luar biasa atas kejadian bom bunuh diri di Madinah dan di Solo,” ungkap Said.

Menurutnya, segala bentuk tindakan kekerasan yang mengatasnamakan dakwah dengan cara kekerasan bukan ciri Islam yang rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi semesta alam). Bahkan tidak ada satu pun agama dan ideologi di dunia ini yang membenarkan cara-cara kekerasan dalam kehidupan.

Segala hal yang mengandung kekerasan, tegas Said, sesungguhnya bertentangan dengan ajaran Islam dan bahkan bertentangan dengan ajaran agama apa pun. Islam mengajarkan nilai-nilai kesantunan dalam berdakwah. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran.

“Dalam Al-Quran surat An-Nahl ayat 125 disebutkan, ‘Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan Hikmah (bijaksana) dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik,” ujarnya. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.