Senin, 28 September 20

PBB Tidak Percaya AS Soal Kematian Al Baghdadi

PBB Tidak Percaya AS Soal Kematian Al Baghdadi

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tidak percaya klaim pihak Amerika Serikat (AS) soal tewasnya pemimpin ISIS Al Baghdadi, karena bukti yang ada hanyalah ucapan Presiden As Donald Trump.

Meski pernyataan Trump tentang kematian Abu Bakr al-Baghdadi seolah terdengar meyakinkan, namun PBB meragukan kematian sang pemimpin ISIS tersebut karena minimnya bukti, demikian kata pejabat tinggi PBB.

Tim Pantau PBB terhadap kelompok teroris meragukan AS dan pihak lainnya yang terlibat dalam rumor kematian al-Baghdadi, ujar Edmun Fitton-Brown, diplomat Inggris yang berkoordinasi dengan tim ini, kepada kantor berita RIA Novosty.

“(Bukti) yang kita miliki sejauh ini adalah pengumuman dari Amerika, tapi saya akui pengumumannya terdengar sangat meyakinkan. Mereka nampak sangat percaya diri. Mereka mengklaim kalau pihaknya telah memverifikasi (rumor) ini.”

Kendati demikian, Fitton-Brown mengatakan Amerika akan mempermalukan dirinya sendiri seandainya laporan tentang kematian sang pemimpin ISIS adalah hoaks.

Seperti yang telah diberitakan, pada hari Minggu lalu Trump mengumumkan bahwa pasukan AS telah berhasili menyingkirkan al-Baghdadi dalam sebuah serangan yang dilancarkan malam hari di Suriah. Serangan ini turut melibatkan pasukan khusus dan sejumlah aset penerbangan.

Trump mengatakan, tubuh sang teroris hancur dan tertimpa reruntuhan lantaran ia meledakkan diri di dalam terowongan saat berusaha kabur. Trump bersikeras bahwa hasil tes DNA yang telah dilakukan menunjukkan bahwa tubuh itu benar miliknya (Baghdadi).

Awalnya, Trump sempat berjanji akan merilis video serangannya, namun kemudian Pentagon mengatakan bahwa pihaknya telah membuang jasad al-Baghdadi ke laut dan tidak berencana untuk membagikan video atau fotonya.

Sesaat setelah pengumuman, Menteri Pertahanan Rusia ikut meragukan pernyataan Trump, mengatakan bahwa pihaknya tidak melihat adanya serangan udara yang dilancarkan koalisi AS di lokasi kejadian tepat di waktu terjadinya serangan.

Sang menhan juga membantah kalim Trump yang menyebutkan pasukan Rusia bersedia membuka wilayah udaranya di Suriah agar pesawat tempur Amerika bisa mencapai kediaman al-Baghdadi.

Farhan Haq

PBB Tolak Klaim AS
Petinggi PBB menyatakan, organisasi dunia ini tidak dapat membenarkan kredibilitas statemen Amerika Serikat (AS) terkait terbunuhnya ketua Daesh/pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi.

Menurut laporan FNA, Farhan Haq, deputi jubir PBB Senin (28/10), di jumpa pers seraya mengisyaratkan klaim petinggi Amerika terkait terbunuhnya Abu Bakar al-Baghdadi mengatakan, informasi seperti ini harus dikonfirmasikan melalui berbagai metode.

Koordinator tim penyidik PBB terkait kelompok teroris, Edmund Fitton mengatakan, tim ini tidak dapat mengkonfirmasi kebenaran tewasnya Abu Bakar al-Baghdadi, meski organisasi ini menganggap serius statemen Amerika dalam kasus ini.

Seorang petinggi Pentagon pada Minggu lalu, mengklaim bahwa pemimpin ISIS tewas dalam sebuah operasi militer Amerika di barat laut Idlib Suriah.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump beberapa jam kemudian mengkonfirmasi terbunuhnya al-Baghdadi di operasi pasukan Amerika. Adapun Dephan Rusia dalam sebuah statemennya mempertanyakan kesuksesan operasi militer Amerika tersebut.

Kelompok teroris ISIS pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi selama beberapa tahun terakhir dan dengan dukungan finansial serta militer AS, Arab Saudi dan Israel menduduki sebagian besar wilayah Irak dan Suriah serta melakukan kejahatan tak terhitung di kedua negara ini serta di berbagai negara dunia. (Zejournal/ParsToday)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.