Kamis, 16 Juli 20

PBB: Selidiki Kekerasan Polisi AS Terhadap Etnis!

PBB: Selidiki Kekerasan Polisi AS Terhadap Etnis!

Homisaris HAM PBB meminta pemerintah Amerika Serikat (AS) bertindak menyelidiki berkas kematian seorang warga kulit hitam akibat kekerasan polisi di kota Minneapolis.

Menurut laporan AFP, Michelle Bachelet di statemennya seraya mengecam pembunuhan warga kulit hitam akibat kekerasan polisi Amerika menegaskan, petinggi negara ini harus mengambil langkah serius guna mengakhiri tragedi serupa dan pembunuhan etnis kulit hitam di negara ini.

Ia menambahkan, apa yang baru terjadi sebuah mata rantai panjang pembunuhan warga kulit hitam Amerika oleh aparat keamanan negara ini.

Seorang perwira polisi kulit putih hari Senin (25/5/2020), membunuh George Floyd, pekerja kulit hitam di kota Minneapolis, negara bagian Minnesota.

Warga kulit hitam ini selama tujuh menit ditekan lutut polisi sambil berteriak “Saya tidak bisa bernafas”, “Beri aku air” dan “Jangan bunuh aku”, hingga ia meninggal dunia.

Rakyat kota Minneapolis hari Selasa (26/5/2020), menggelar aksi unjuk rasa di jalan-jalan memprotes pembunuhan warga kulit hitam ini.

Pembunuhan warga kulit hitam oleh aparat keamanan Amerika memicu gerakan sipil, kerusuhan dan kekerasan di negara ini.

Kematian seorang pria kulit hitam tak bersenjata, George Floyd, setelah ia ditahan dan lehernya ditindih dengan lutut oleh polisi di Minnesota memicu lagi protes keras terkait kebrutalan kepolisian terhadap anggota kelompok minoritas di Amerika Serikat.

George Floyd, 46 tahun, bekerja sebagai petugas keamanan di sebuah restoran di Minneapolis. Ia didekati oleh beberapa petugas polisi yang menanggapi panggilan telepon pada malam 25 Mei, yang melaporkan adanya penipuan.

Lalu beredar video berdurasi 10 menit berisi Floyd mengerang dan berulang kali mengatakan “Saya tak bisa bernapas” kepada seorang polisi kulit putih yang menekan lehernya ke tanah dengan menggunakan lutut.

Sekalipun Floyd berulang kali mengatakan itu, si polisi tak menghentikan tekanannya sampai akhirnya Floyd dibawa ke rumah sakit dan meninggal dunia di sana.

Peristiwa ini terjadi di hari yang sama dengan beredarnya sebuah video lain berisi gambar seorang perempuan memanggil polisi saat terlibat pertengkaran kecil karena ia melepaskan ikatan anjingnya.

Kematian Floyd ini menyoroti statistik yang mengerikan terkait pembunuhan oleh polisi di Amerika. Lebih dari 1.000 orang mati ditembak polisi di Amerika pada tahun 2019. (ParsToday/BBC News)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.