Selasa, 19 Oktober 21

PBB Minta Syarat 20 Persen Dihapus

PBB Minta Syarat 20 Persen Dihapus
* jamaluddin karim

‎Jakarta, Obsessionnews – Salah satu penyebab partai politik tidak bisa mengusung calon daerah diantaranya karena diterapkannya ambang batas parlemen atau paliamentary threshold dengan minimal 20 persen dari perolehan kursi di DPR. Jika parpol tidak bisa mencapai 20 persen suaranya di DPR maka tidak bisa mengusung calon sendiri.

Karena alasan itu Wakil Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Jamaluddin Karim mengusulkan, agar ketentuan tersebut yang tercantum dalam UU Pilkada dihapus. ‎Pasalnya, kata dia, adanya calon tunggal di tujuh daerah dalam Pilkada serentak tahun initidak lain disebabkan karena partai ‎tidak bisa mandiri mengusung calonnya.

“Kalau syarat 20 persen itu dihapus, partai bisa mengusung calon-calonya masing-masing tanpa perlu koalisi,” ujarnya di Hotel Sahid Jakarta, Jumat (7/8/2015).

Menurutnya, koalisi memamang dipercaya bisa dijadikan modal kekuatan untuk memenangkan Pilkada. Namun, proses menyamaan visi misi dianggap tidak mudah. Sehingga sering kali koalisi juga tidak bisa menghadirkan calon yang berkualitas lantaran banyak yang berkepentingan.

Berbeda jika aturan itu dihapus, setiap partai dinilai akan lebih bisa mandiri dan fokus untuk mencari calonnya yang berkualitas, serta memiliki elektabilitas yang tinggi, tanpa perlu ketergantungan dengan partai lain.

Selain itu Karim juga yakin, dengan dihapuskan 20 persen, tidak akan membuat calon kepala daerah menjadi terlalu banyak. Paling tidak menurutnya, maksimal hanya ada tujuh calon yang akan bersaing. “Faktanya kan tidak semua partai di daerah punya calon kepala daerah‎,” jelasnya.

Ketentuan paliamentary threshold‎ pertama diberlakukan pada pada Pemilu 2009. Alasanya, batas minimal bisa mencegah kelompok-kelompok kecil dan radikal di parlemen. Hal ini dianggap baik karena akan menyederhanakan parlemen, serta membantu terbentuknya pemerintahan dan parlemen yang stabil. Namun sebagian berpendapat sistem ini meniadakan wakil rakyat untuk pendukung partai kecil. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.