Selasa, 21 September 21

Pasek: SBY Pura-Pura Lepas Tangan

Pasek: SBY Pura-Pura Lepas Tangan

‎Jakarta, Obsessionnews – Mantan calon ketua umum Partai Demokrat, I Gede Pasek Suardika tidak percaya dengan pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengaku tidak ikut campur dalam penyusunan Pengurus Harian Terbatas (PHT) DPP Partai Demokrat.

Menurut Pasek, tidak mungkin SBY sebagai Ketua Umum sekaligus formatur, tidak ikut-ikut dalam menyusun kepengurusan Demokrat. ‎Jika benar demikian, justru sikap SBY dinilai tidak mencerminkan sebagai pemimpin yang bagus.

‎”He he he itu kan memang lagu yang selalu enak dinyanyikan. Saya kira untuk jadi pemimpin paling bagus itu berani turun tangan jangan hanya mempersiapkan diri untuk cuci tangan atau pun lepas tangan,” ujar Pasek kepada Obsessionnews Minggu, (31/5/2015).

Menurut Pasek, mungkin SBY seolah-olah tidak mau sepenuhnya disalahkan ketika menyusun struktur kepengurusan inti, tidak memasukan lawan-lawan politiknya pada saat di Kongres, seperti Marzuki Ali dan para pendukungnya untuk ikut bergabung. Kata Pasek, ini memang lagu lama yang sering dimainkan SBY.

Lebih jauh Pasek mengatakan, ‎jangankan seorang politisi, masyarakat awan juga pasti tahu dan paham kalau SBY hanya berpura-pura. Namanya, ketua umum pastinya tahu siapa nama-nama yang akan dimasukan dalam kepengurusannya.

‎”Namanya formatur ya semua, tidak bisa saya nggak ikut-ikut. Saya hanya menerima saja, nanti kalau ada masalah saya tidak tahu apa-apa,” jelasnya.

Kepengurusan PD sebelumnya sudah diumumkan, di Multifunction Hall Raffles Hills Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (30/5/2015). Wakil Ketua Umum dijabat oleh Syarief Hasan,‎ beserta Roy Suryo, Djoko Udjianto, Nurhayati Ali Assegaf, Cornel Simbolon, dan Muhammad Jafar. Sekjenya dijabat oleh Hinca Panjaitan dan Bendahara Umumnya Indrawati Sukadis.

Dalam kepengurusan tersebut, sama sekali tidak terlihat lawan-lawan politik SBY yang dimasukan. SBY mengatakan, tidak tahu dan tidak ikut campur dalam penyusunan pengurus. Semua proses itu kata SBY diserahkan sepenuhnya kepada anggota formatur untuk menentukan.

‎”Semua anggota formatur mengusulkan nama (pengurus), kecuali saya sendiri. Sengaja saya tidak memasukkan nama karena saya memberikan kebebasan kepada anggota formatur untuk mengusulkan nama-nama itu dan lebih bagus saya mendengar saja,” ujar SBY saat diwawancarai di salah satu televisi nasional. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.