Jumat, 10 Juli 20

Pasca Bencana, Sekolah Mulai Aktif di Garut

Pasca Bencana, Sekolah Mulai Aktif di Garut

Garut, Obsessionnews.com – Kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sudah mulai kembali. Siswa di sekolah yang gedungnya rusak, digabung ke sekolah yang aman dari bencana alam. Sedikitnya ada 11 gedung sekolah yang rusak parah dan menelan kerugian Rp1,4 miliar.

“Pendidikan merupakan salah satu prioritas dalam penanganan darurat pascabanjir bandang. Perlu diadakan tempat darurat untuk sekolah,” ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei, pada rapat koordinasi yang digelar di Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang Garut pada Rabu malam (21/9).

baca juga:

Kepala BNPB Gerak Cepat Tangani Korban Banjir Bandang di Garut

Korban Banjir Bandang di Garut, 16 Tewas

Istana Bogor Gelar Kontes Domba Garut

BNPB pun telah mengirimkan bantuan pakaian sekolah kepada anak-anak yang terdampak banjir bandang.

Di samping pendidikan, prioritas utama Posko Tanggap Darurat berfokus pada pencarian dann penyelamatan korban yang masih hilang serta pelayanan kebutuhan dasar bagi 433 jiwa pengungsi.

banjir-bandang-garut-02

Dua sekolah yang rusak parah yaitu SDN Sukaratu 1 Banyuresmi dan SMP PGRI. Sementara itu, sekolah-sekolah yang lain masih tetap menggunakan sekolahnya masing-masing.

Data Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menyebutkan perkiraan kerugian mencapai Rp 1,4 milyar. Berikut 11 gedung sekolah-yang rusak:

1. SD IT Muhammadiyah Tarogong Kidul
2. SDN Sukaratu 1 Banyuresmi
3. SMP Negeri 2 Banyuresmi
4. SMP Negeri 3 Tarogong Kidul
5. SMP Negeri 5 Tarogong Kidul
6. SMP Negeri 2 Samarang
7. SMP Negeri 3 Cisurupan
8. SMP Qurota Ayun Samarang
9. SMP PGRI Garut
10. SMP Negeri 1 Pasirwangi
11. SMA PGRI Garut

Banjir bandang Garut dipicu hujan dengan intensitas tinggi di daerah hulu pada Senin lalu (20/9) sekitar pukul 22.00 WIB. Banjir bandang terlebih dulu melanda Desa Mulya Sari, Kecamatan Bayongbong dan berlanjut ke Kecamatan Tarongong Kidul, Garut Kota hingga Cibatu. Daerah yang paling parah terlanda banjir bandang adalah Desa Haurpanggung Kelurahan Sukakarya Kecamatan Tarogong Kidul dan Kelurahan Sukamentri dan Kelurahan Paminggit Kecamatan Garut Kota. @reza_indrayana

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.