Selasa, 26 Oktober 21

Pasar Tradisional Tomohon Paling Ekstrim di Sulawesi Utara

Pasar Tradisional Tomohon Paling Ekstrim di Sulawesi Utara

Tomohon, Obsessionnews – Sekilas saat memasuki kawasan Pasar Tradisional Beriman Tomohon, Sulawesi Utara, ini tidak jauh berbeda dengan pasar tradisional di daerah-daerah lain. Namun, semakin Anda menelusuri lapak demi lapak yang ada di pasar ini, Anda akan menemukan sebuah lapak yang membuat pasar ini pantas dijuluki sebagai pasar ekstrim. Lapak penjual daging menjadi ciri khas pasar tradisional yang terletak di Kelurahan Paslaten, Kota Tomohon, sekitar 25 km dari Kota Manado, ini.

Saat memasuki lapak penjual daging Anda akan disuguhi aroma darah segar yang cukup menyengat dari binatang- binatang yang baru disembelih. Menandakan yang dijual di pasar ini adalah daging-daging yang masih terjaga kesegarannya. Setelah memasuki lapak ini, jangan heran ketika Anda melihat binatang-binatang yang tak biasanya dijual di pasar tradisional lainnya.

Di pasar ini Anda akan menemukan binatang-binatang yang tak biasa dikonsumsi masyarakat pada umumnya. Inilah yang menjadi keunikan pasar ini. Karena di pasar ini, Anda dapat menemukan anjing, tikus, babi, kelelawar, hingga ular piton, baik yang masih utuh maupun yang sudah dibelah menjadi beberapa bagian yang biasanya di jual per kg. Bahkan yang masih hidup pun tersedia dalam kandang kecil yang kemudian disembelih ketika konsumen datang.

Bukan hanya binatang-binatang tersebut yang membuat pasar ini disebut pasar ekstrim. Tapi juga keunikan cara penyembelihan hewan ini pun cukup menarik perhatian. Bagi Anda pencinta binatang disarankan agar tidak melihat cara penyembelihan hewan di pasar ini.

Jangan mencari bekas potongan pisau tajam di leher binatang-binatang yang ada di pasar ini, karena bukan seperti itu cara penyembelihan hewannya. Di pasar ini hewan hewan disembelih dengan cara digebuki dengan tongkat. Setelah binatang tersebut mati, lalu dibakar untuk menjaga agar dagingnya tetap awet dan menghilangkan bulu- bulu pada binatang tersebut. Maka jangan heran di lapak ini berjejeran anjing, tikus, babi, dan kelelawar yang masih utuh dan sudah terpanggang.

Harga daging hewan bervariasi. Anjing ditawarkan dengan harga Rp 30.000/kg, tikus Rp 25.000/ekor, babi Rp 25.000 – Rp 30.000/ kg. Kelelawar atau oleh masyarakat setempat disebut paniki ditawarkan dengan harga Rp 20.000/ ekor. Sementara daging yang paling mahal yaitu daging ular piton yang ditawarkan dengan harga Rp 35.000/kg.

Anda berminat mengunjungi pasar ini? (Wa Ode Tribula)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.