Rabu, 22 September 21

Partisipasi Pilgub 2015 Diprediksi Menurun

Partisipasi Pilgub 2015 Diprediksi Menurun

Padang, Obsessionnews – Partisipasi pemilih pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang digelar 9 Desember 2015 yang ditargetkan KPU Sumbar sekitar 77,5 persen dikhawatirkan tidak akan tercapai. Target tersebut mustahil dicapai, mengingat sosialisasi Pilkada yang dilakukan KPU belum menyentuh seluruh masyarakat.

Pengamat politik Universitas Andalas (Unand) Padang Asrinaldi mengatakan, sosialisasi dan kampanye masih terkesan adem ayem. Bahkan masih ada masyarakat belum tahu siapa calon Gubernur dan kapan tanggal pemungutan suara.

“Sosialisasi dan kampanye adem ayem saja. Saya sudah ke lapangan menemui masyarakat. Hingga hari ini banyak yang masih belum tahu siapa calon Gubernurnya, kapan tanggal pemungutan suara. Kalau seperti ini keadaannya, target itu sulit dicapai,” kata Asrinaldi Jum’at (6/11).

Asrinaldi memperkirakan, partisipasi pemilih pada Pilgub Sumbar kali ini berada pada range 60 persen sampai 65 persen, tidak jauh berbeda dengan Pilgub dua periode sebelumnya, pada tahun 2005 dan 2010 rata-rata partisipasi 63 persen.

Lebih lanjut Adrinaldi menjelaskan, salah satu penyebab turunnya partisipasi pemilih pada Pilgub Sumbar tahun ini diantaranya mekanisme sosialisasi dan kampanye yang ditangani KPU menggunakan metode non verbal melalui alat peraga kampanye yang dinilai tidak efektif, karena kesannya pesan itu tidak sampai ke masyarakat.

Faktor lain, partisipasi pilgub tahun ini menurun, karena tidak diperkenankan memobilisasi massa dalam kampanye secara terbuka, sehingga masyarakat tidak mengetahui karakter calon, padahal kampenye itu sendiri untuk memobilisasi massa.

Menurut Asrnaldi, menghadapi Pilkada serentak tahun 2017, Undang-Undang Pilkada dan peraturan kampanye harus direvisi. Perubahan tidak saja terhadap mekanisme kampanye, tapi juga persyaratan suara dukungan yang dikumpulkan calon kepala daerah dari jalur independen.

Menurut Asrinaldi, syarat dukungan suara untuk calon independen pada Pilkada harusnya diturunkan, sehingga banyak calon independen yang terdorong untuk berpartisipasi.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan partisipasi pemilih pada pemilihan Gubernur Sumatera Barat 9 Desember mendatang mencapai 77,5 persen dari daftar pemilih tetap sebanyak 3.481.086.  (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.