Senin, 23 Mei 22

Golkar Resmi Usung Dedi Mulyadi Cagub Jabar

Golkar Resmi Usung Dedi Mulyadi Cagub Jabar
* Ketiua DPD Golkar yang juga Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Jakarta, Obsessionnews.com – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi akhirnya resmi diusung Partai Golkar sebagai calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) dalam Pilkada 2018 mendatang. Keputusan ini diambil dalam rapat tim pilkada Partai Golkar, Kamis (21/12/2017).

“Ya benar, kami sudah memutuskan mendukung Dedi Mulyadi menjadi calon gubernur atau wakil gubernur Jawa Barat. Sudah fix,” kata Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa dan Sumatera Partai Golkar Nusron Wahid saat dikonfirmasi, Jumat (22/12/2017).

Nusron mengatakan, saat ini Partai Golkar masih mencari sosok yang tepat untuk dipasangkan dengan Ketua DPD Golkar Jabar itu. Tentunya  calon pendamping Dedi adalah orang yang punya visi yang sama, dan juga memiliki elektabilitas yang tinggi.

Sebelumnya Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD Golkar Jabar MQ Iswara mengungkapkan, bahwa sejak awal DPD Golkar se-Jabar mendukung Dedi Mulyadi maju Pilkada Jabar 2018.

“Kalau kami DPD kabupaten/kota Jawa Barat sudah jelas dukungannya kepada Ketua DPD Jabar,” ujar Iswara di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/12/2017) malam.

Apalagi, jauh-jauh hari pula DPD Golkar Jabar melakukan penjaringan siapa calon yang layak didukung di Pilkada Jabar sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“DPD Jabar sudah melaksanakan tahapan-tahapan, jauh-jauh hari seperti yang diamanatkan petunjuk pelaksanaan,” ujar Iswara.

Sementara itu Wakil Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan, peluang Dedi Mulyadi besar untuk diusung partainya di Pilkada Jabar.

“Dedi Mulyadi punya kemungkinan. Punya peluang. Ya, cukup besar peluangnya,” kata Sarmuji di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Senin (18/12/2017).

Namun, Sarmuji mengatakan, hal itu tetap akan dibahas dalam mekanisme organisasi, yakni pada rapat di tim pilkada pusat. Rapat tersebut diperkirakan dilaksanakan setelah rangkaian Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) selesai.

Partai Golkar sebelumnya telah memberikan rekomendasi dukungan kepada Ridwan Kamil. Namun pada saat Munaslub Partai Golkar dukungan itu dicabut. Alasannya adalah Ridwan tidak bisa menjalankan kesepakatan yang diputuskan bersama berkaitan dengan penetapan calon pendamping Ridwan Kamil. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.