Jumat, 9 Desember 22

Parmusi Prihatin Lembaga Islam Tak Solid Dukung Ahok Dipenjara

Parmusi Prihatin Lembaga Islam Tak Solid Dukung Ahok Dipenjara
* Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam.

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam menyampaikan rasa prihatinnya melihat lembaga Islam tak solid dalam menyikapi kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan, calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Kita prihatin karena tidak tampak kekuatan politik islam dalam menyikapi perkembangan dinamika keumatan, padahal harusnya ketika Islam dinodai ada lembaga Islam bela,” kata Usamah saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Parmusi di Jakarta, Sabtu (17/12/2016) malam.

“Bahkan sebaliknya sejumlah ormas Islam besar juga seakan-seakan benarkan apa yang dilakukan Ahok. Memberikan dukungan kepada Ahok, padahal betul bahwa penistaan agama benar dilakukan Ahok,” tambah Usamah.

Ketidaksolidnya lembaga islam Ini akan membuat Islam semakin terpuruk. Maka, menurut Usamah, Parmusi yang memiliki paradigma sebagai connecting moslem memiliki tanggung jawab untuk mencarikan solusi bagaimana bisa membangun kekuatan Islam baru yang mampu memberikan warna dan menempatkan posisinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegera

“Mengapa tidak ada satu lembaga formal yang mampu hadapi dinamika yang terjadi, maka Rakornas ini mari kita sepakati, memberikan pandangan bagaimana kita harus bersikap. Ahok harus dihukum seberat-beratnya,” ujar Usamah.

Rakornas Parmusi diadakan dalam rangka untuk menyikapi dinamika nasional sekarang ini yang dinilai sangat jauh dari cita-cita organisasi, yakni mewujudkan masyarakat madani yang Islami. Parmusi perlu menyatukan langkah bersama dalam menyikapi situasi yang terjadi.

“Kondisi ini menjadi urgen untuk disikapi bersama sebagai kader bisa melakukan penguatan organisasi untuk menyikapi situasi yang terjadi. Sekarang ini kita dihadapkan dalam kondisi bahwa seolah-olah umat Islam ditempatkan pada posisi terpuruk,” lanjut Usamah.

Rakornas Parmusi berlangsung pada 17-19 Desember 2016. Tema yang diangkat kali ini “Memenangkan Islam untuk Keadilan Umat Menuju Masyarakat Yang Diridhoi Allah”.

Bersamaan dengan pembukaan Rakornas ini,  Usamah juga mencanangkan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah. Kegiatan ini akan mulai dilakukan Minggu, 18 Desember, pukul 03.00 WIB di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan.

Dalam Rakornas juga diadakan dialog publik mengawal kasus dugaan penistaan agama agar Ahok dipenjarakan yang menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya Muchtar Effendi Harahap, Ahmad Yani, Muh. Al-Khattath dan Egi Sudjana. Serta diakhiri dengan aksi bersama ke PN Jakarta Utara. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.