Minggu, 3 Juli 22

Parmusi Desak Bareskrim Tetapkan Ahok Jadi Tersangka

Parmusi Desak Bareskrim Tetapkan Ahok Jadi Tersangka
* Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam (ketiga dari kiri).

Jakarta, Obsessionnews.com – Pengurus Pusat (PP) Persaudaraan Muslimin Indonesia mengirimkan pernyataan sikapnya kepada Bareskrim Polri tentang proses penyelidikan atas kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

parmusi-01

parmusi-02

Dalam surat bernomor 151/B/Sek/PP/02/1438 yang ditandatangani Ketua Umum PP Parmusi H Usamah Hisyam dan Sekjen Abdurahman Syagaff di Jakarta, Selasa (15/11), ormas Islam ini meminta agar Bareskrim Polri bekerja dan bertindak secara profesional.

Dalam suratnya itu, Parmusi mendesak agar Bareskrim harus fair, transparan dan objektif, tanpa dipengaruhi oleh kepentingan yang bersifat politik maupun materi.

Dalam proses penyelidikan yang sedang dilakukan oleh Bareskrim Mabes Polri, PP Parmusi memlnta agar dalam menghadirkan para saksi ahli lebih mengedepankan kompetensi keahliannya terhadap Ilmu Keagamaan Islam, sehingga tercipta keseimbangan pemahaman terhadap kasus penistaan agama tersebut.

Sementara untuk menekan atau meminimalisir gejolak dan ketegangan yang terjadi selama ini, antar ummat Islam dengan Pemerintah, PP Parmusi mendesak Kepala Bareskrim untuk segera menetapkan Basuki Tjahaya Purnama
sebagai tersangka, dan menahan serta segera melanjutkan prores hukum pada tingkat persidangan.

Menurut Usamah Hisyam, pernyataan sikap PP Parmusi tersebut diambil berdasarkan hasil Rapat Koordinasi (Rakornas) PP Parmusi pada Senin (14/11/2016) kemarin.

“Ini juga menegaskan pernyataan sikap kami yang pertama tanggal 5 Oktober 2016,” tandas Ketua Umum PP Parmusi.

Apalagi, lanjutnya, Presiden Jokowi telah menyampaikan sikap tegas tidak akan melindungi Basuki Tjahaja Pumama dan tidak akan mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan di Mabes Porli.

“PP Parmusi juga menghimbau kepada seluruh umat Islam untuk tetap menjaga kesaman dan keutuhan berbangsa dan bernegara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika sesuai dengan prinsip Rahmatan lil alamin,” tegasnya. (Red)

 

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.