Senin, 20 September 21

Para Jenderal Polri Terkena Piket Awasi Mudik Lebaran

Para Jenderal Polri Terkena Piket Awasi Mudik Lebaran

Jakarta, Obsessionnews – Kapolri Jenderal Badrodin Haiti telah menginstruksikan kepada para perwira tinggi Polri untuk terjun langsung mengawasi arus mudik lebaran tahun ini.

Kepala Bareskrim Komjen Budi Waseso (Buwas) mengaku mendapat tugas piket untuk mengawasi arus mudik Lebaran. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada para pemudik lebaran ini.

“Harapannya mudik ini lancar, kita ingin masyarakat nyaman.” Ujar Buwas di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Untuk lokasi, lanjut Buwas, sudah dibagi-bagi oleh Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol. Unggung Cahyono, namun dia belum mengetahui persis dimana akan mendapat tugas piket tersebut.

Jebolan Akpol 1984 itu mengatakan seluruh pejabat utama akan dikenakan piket itu, mereka akan di berbagai tempat yang menjadi konsentrasi jalur mudik.”Mungkin ada daerah Cirebon, di Pantura. Ya nanti di bagi di beberpa tempat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Condro Kirono mengatakan, saat arus mudik lebaran nanti, pihaknya akan mewajibkan seluruh pengendara motor untuk beristirahat di tiap pos yang sudah disiapkan.

“Sepeda motor wajib hukumnya masuk ke situ untuk istirahat. Karena kalau tidak diwajibkan pengennya cepat-cepat sampai padahal lelah, ngentuk, motornya pun harus tambah angin,” katanya.

Condro menjelaskan, dalam mekanisme, nantinya akan ada petugas polisi yang bersiap untuk mengarahkan pengendara beristirahat. “Kalau mau cek bengkel ada bengkel, gratis,” katanya.

Condro juga menambahkan supaya pengendara enjoy, polisi akan memberikan cap stempel kepada pengendara motor. “Seperti masuk Dufan ada stempel, tulisannya hati-hati di jalan semoga selamat sampai tujuan,”pungkasnya. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.