Senin, 27 September 21

Panwas Minum Kopi Di Warung, Sanksi Menunggu

Panwas Minum Kopi Di Warung, Sanksi Menunggu

Padang, Obsessionnews – Jajaran pengawas pemilu tidak dibenarkan minum kopi di kedai hingga kepala daerah terpilih dilantik. Kebijakan itu diberlakukan, untuk menghindari kecurigaan masyarakat yang mengakibatkan kepercayaan masyarakat berkurang.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (RI) Muhammad menginstruksikan kepada seluruh anggota Bawaslu dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk tidak minum kopi di kedai kopi sampai kepala daerah terpilih dilantik.

“Penyelenggara pemilu ini, tidak cukup hanya mengatakan saya netral. Saya independen. Tapi harus terwujud dalam perilakunya dan sikpanya sehari-hari. Untuk pengawas pemilu, karena ada disini kawan-kawan panwas disini, saya intruksikan, selama anda jadi Panwas, tidak boleh minum kopi di warung kopi sampai gubernur, bupati dan walikota terpilih dilantik,” ujar ujar Muhammad ketika memberikan materi pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah (Pemprov) dan kabupaten/kota se Sumbar, Senin (9/11).

Muhammad meminta kepada masyarakat yang melihat anggota pengawas pemilu yang minum kopi di warung kopi, untuk melaporkan kepada Bawaslu. Bawaslu akan menindaklanjuti laporan tersebut.

“Siapapun yang melihat anggota pengawas pemilu yang minum kopi di warung kopi, laporkan kepada kami dan pasti akan kami proses,” kata Muhammad.

Rakor dengan agenda dukungan Pemda dalam menyukseskan pilkada serentak tahun 2015, Muhammad menyampaikan bahwa, tidak ada toleransi bagi pengawas pemilu yang ketahuan demikian. Boleh jadi mereka tidak melakukan pembicaraan khusus, terutama pada saat yang bersamaan ada tim sukses pasangan calon, tapi masyarakat dapat beranggapan, anggota pengawas pemilu yang minum kopi pada saat itu membicarakan sesuatu hal.

“Mungkin teman-teman Panwas tidak merencanakan, membicarakan sesuatu yang jahat, tapi publik sering melihat anda duduk di warung apalagi bersama tim sukses, akhirnya kepercayaan publik hilang. Kita sudah bekerja dengan baik, tapi publik sering melihat anda minum kopi di warung dan masyarakat mencurigai, bagaimana bisa dipercayai hasilnya,” kata Muhammad.

Muhammad berjanji akan menindak secara tegas yang terbukti tidak netral selama penyelenggara pilkada. Sanksi paling berat diberhentikan, sekalipun, penyelenggaraan pilkada sedang berlangsung. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.