Rabu, 29 September 21

Pansus Pelindo II Pintu Masuk Perbaiki BUMN

Pansus Pelindo II Pintu Masuk Perbaiki BUMN

Bandung, Obsessionnews -Pansus Pelindo II menjadi pintu masuk untuk memperbaiki carut-marut BUMN di Indonesia.

Demikian disampaikan Anggota Pansus Pelindo II Syukur Nababan usai Diskusi Publik Pelindo II dan Nasionalisme Kita bersama Pusat Studi Politik & Keamanan (PSPK) Unpad, di Cafe Centropunto, Jalan Trunojoyo Kota Bandung, Sabtu (21/11).

Menurut Syukur pihaknya mempertanyakan kontrak kerja JICT antara pelindo II dengan Hutchinson Port Holding, sebuah perusahaan milik pengusaha Hongkong, Li Ka Shing yang masih lima tahun lagi, yaitu tahun 1999-2019 namun saat ini sudah diterminasi dan langsung diperpanjang.

Pertanyaan lainnya, jelas Syukur UU No. 17/2008 tentang pelayaran sudah jelas mengatakan Pelindo II merupakan operator ada pada regulator yang bernama otoritas pelabuhan.

“Dalam undang-undang tersebut operator harus mendapatkan ijin dari regulator, sehingga dampaknya negara dirugikan sekitar 20 milyar rupiah,” ujarnya. Syukur juga menyebutkan alasan adanya Pansus tersebut dilatarbelakangi dengan tidak digubrisnya pembentukan Panja di komisi VI DPRRI.

Ia menegaskan, tujuan BUMN itu memberi dampak ekonomi kepada masyarakat dan menjadi pioner bisnis atau usaha yang belum populer untuk digarap badan usaha lain. BUMN bukan privat, tapi alat negara.

Dengan pemahaman mereka (Pengelola Pelindo II) BUMN itu privat, maka yang dilakukan aksi korporasi. Konsekuensinya bangkrutpun tidak masalah. “Kalau memang hebat mengapa aset 49 persen diberikan kepada orang asing,” pungkasnya. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.