Selasa, 22 September 20

Panitia Pembangunan Masjid di London Kunjungi DPD RI

Panitia Pembangunan Masjid di London Kunjungi DPD RI
* Ketua DPD RI Oesman Sapta (kiri) menerima kunjungan Chairman Indonesian Islamic Centre-London, Memet Purnama Hasan, beserta anggotanya, di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (11/1/2018).

Jakarta – Chairman Indonesian Islamic Centre-London, Memet Purnama Hasan beserta anggotanya, mengunjungi DPD RI di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (11/1/2018). Pada pertemuan dengan Ketua DPD Oesman Sapta, sempat berbincang soal perkembangan umat muslim Indonesia termasuk rencana pembangunan sebuah masjid di London, Inggris.

Ketua DPD RI menyatakan mendukung rencana pembangunan mesjid tersebut, karena hal itu akan memudahkan umat muslim untuk menjalankan ibadah. “Ini sangat bagus. Saya mendukung pembangunan mesjid ini,” ucapnya.

Oesman Sapta sempat menanyakan luas lahan yang dibutuhkan untuk rencana pembangunan masjid tersebut, dan menyarankan agar melakukan pembebasan lahan terlebih dahulu. “Ya memang untuk harga tanah di sana sangat mahal. Berbeda dengan di sini,” paparnya.

Sementara itu, Memet Purnama Hasan mengungkapkan, terdapat lebih 3000 umat muslim Indonesia di London. “Namun kita belum memiliki mesjid di London,” jelas Chairman Indonesian Islamic Centre-London.

Ia mengatakan, untuk saat ini telah tersedia 400 meter luas tanah untuk pembangunan mesjid. Namun untuk harga per meter mencapai 10.000 Pound Sterling. “Kita membeli tanah sesuai dengan kemampuan kami,” ujar Memet.

Ia pun mengakui, untuk mendirikan mesjid di Inggris sangat sulit apalagi membentuk organisasi muslim. Pasalnya, masih ada stigma negatif tentang muslim atau islamphobia.

“Kami juga telah beraudiensi dengan pemerintahan Indonesia dan mendapatkan dukungan. Namun kami tidak hanya membutuhkan dukungan moril saja,” bebernya.

Seperti diketahui, pembangunan mesjid Indonesia di London nantinya akan menjadi pertama kali. Indonesian Islamic Centre-London juga mengharapkan bantuan donasi dari umat muslim khususnya di Indonesia. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.