Minggu, 19 September 21

Panglima TNI: Di Indonesia Sel ISIS ada di 16 Daerah

Panglima TNI: Di Indonesia Sel ISIS ada di 16 Daerah
* Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Jakarta, Obsessionnews.com – Komisi I DPR RI menggelar rapat dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryancudu, Kamis (15/6/2017). Dalam kesempatan tersebut Panglima membahas mengenai pertahanan negara yang sudah dimasuki oleh sel-sel ISIS.

Panglima TNI menyebut hampir semua daerah sudah dimasuki sel ISIS. Ada 16 lokasi yang sudah pasti ada. Hanya saja Gatot mengungkapkan bahwa sel ISIS ini masih dalam posisi ‘tidur’ dan berpotensi bangun kapan saja.

“Ada 16 tempat. Contohnya NTB Bima ada, Jawa Tengah ada, Jawa Timur ada,” kata Gatot di DPR.

Menurut Gatot, yang mengkhawatirkan adalah sel-sel tidur ISIS itu bisa berpotensi bangun, terutama jika ada kejadian tertentu. Bila tidak segera dibrantas ia takut sel ini akan semakin berkembang besar dan bisa mengancam keutuhan bangsa. Parahya lagi apabila sampai ada campur tangan dari negara asing.

Ia mencontohkan kasus yang menimpa Filipina. Di mana dalam perkiraan ada sekira 50 hingga 100 orang saja yang disebut berafiliasi dengan ISIS. Namun faktanya adalah mencapai 600 orang. Hal ini menandakan bahwa sel ISIS sudah terbentuk secara diam-diam dan senyum seperti bom waktu.

“Berarti di sana (Filipina) yang tidak diketahui (adalah) ada sel-sel ISIS yang tidur,” kata Gatot.

Atas itu, Gatot berharap agar seluruh pihak dapat berupaya bersama-sama mencegah kondisi itu. Disinggung mengenai kemungkinan penangkapan, Gatot mengakui bahwa hal itu tak bisa dilakukan karena belum diatur di undang-undang. “Nangkapnya pakai UU apa?” kata Gatot.

TNI Cegah ISIS Masuk Wilayah Indonesia
Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah melaksanakan patroli udara dan laut untuk mencegah dan menutup akses pelarian ISIS dari Marawi Filipina Selatan ke wilayah Indonesia, yang saat ini terdesak oleh pasukan Armed Forces of the Philippines (AFP). Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat menjawab pertanyaan awak media usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi 1 DPR RI di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

“TNI serius dalam menyikapi perkembangan situasi di Marawi dan mengantisipasi kemungkinan masuknya teroris ISIS ke wilayah Indonesia. Awalnya AFP memperkirakan kekuatan teroris ISIS 50 s.d. 100 orang, ternyata lebih dari 600 orang, buktinya saja korban dari teroris sudah sekitar 134 orang,” tutur Panglima TNI.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, dari 16 tempat di wilayah Indonesia yang terdeteksi sel-sel ISIS harus segera diambil langkah komprehensif bersama seluruh komponen bangsa untuk mencegah pergerakan ISIS ke Indonesia. “Di Indonesia ada sekitar 16 tempat yang terdeteksi sebagai sel-sel tidur ISIS, mereka sudah ada dan membaur bersama kita, tidak bisa dibedakan, jika tidak segera ditutup pelarian ISIS ke Indonesia maka sangat berbahaya,” ungkapnya.

“Ada beberapa daerah yang sudah terdeteksi, namun kita (TNI) ingin bertindak pakai Undang-Undang apa? Karena Undang-Undang Terorisme yang baru belum ada,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI juga menyatakan bahwa, sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo, TNI telah mengambil langkah-langkah kongkrit untuk mengantisipasi ancaman teroris ISIS. “TNI sudah melakukan kegiatan-kegiatan mulai dari pulau-pulau yang paling dekat, pelarian ke Tarakan, Bitung lewat Marore, Miangas, Tahuna, Sangir Talaud dan Maluku Utara, semua kita tutup serta di tiap-tiap pulau tersebut diadakan penebalan (penambahan kekuatan pasukan TNI),” jelasnya.

Panglima TNI mengungkapkan bahwa sel-sel teroris yang selama ini tidur merupakan bahaya laten yang harus diwaspadai seluruh komponen masyarakat. “Selama ini sel-sel teroris itu tidur, dengan adanya bom sudah terbukti ada ISIS, kita sepakat kan?, hanya menunggu kapan bangunnya, ini yang harus sama-sama kita garap dan antisipasi,” pungkasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.