Jumat, 22 Oktober 21

Panglima: TNI dan Polri Harus Bersikap Netral

Panglima: TNI dan Polri Harus Bersikap Netral
* Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Magelang, Obsessionnews.com – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menuturkan, TNI dan Polri harus mampu membangun kredibilitas dan integrasi dalam mengawal keutuhan bangsa. Dengan kekompakan serta sinergitas TNI dan Pori, maka berbagaipersoalan bangsa terhadap NKRI akan dapat teratasi dengan baik.

“TNI dan Polri harus mampu menjaga keselamatan bangsa dan negara ini,” tegas Panglima TNI saat memimpin upacara Wisuda 717 Taruna-Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, di lapangan Sapta Marga Akmil, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (2/11/2017).

“TNI dan Polri melaksanakan tugasnya demi kepentingan bangsa dan negara. Oleh karena itu, TNI dan Polri harus bersikap netral serta berkonsentrasi pada fungsi pertahanan dan keamanan,” tandas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Ia mengingatkan, TNI dan Polri sebagai alat pertahanan dan keamanan harus dilandasi dengan semangat kebersamaan, kekompakan, rasa setiakawan, senasib dan seperjuangan. Pendidikan integrasi Taruna-Taruni TNI dan Polri dalam rangka membangun kebersamaan sejak dini, sehingga ke depan akan mampu melaksanakan tugas demi menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Dijelaskan pula, tujuan pendidikan integrasi Taruna-Taruni Akademi TNI dan Kepolisian, diantaranya adalah untuk membentuk calon Prajurit Taruna-Taruni Akademi TNI yang menjiwai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI serta calon Bhayangkara Taruna-Taruni Akademi Kepolisian yang menjiwai Tribrata dan Catur Prasetya.

“Semangat integrasi keprajuritan dan Bhayangkara memiliki pengetahuan dan keterampilan profesi yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki kesemaptaan jasmani untuk dapat mengikuti pendidikan selanjutnya di Akademi Angkatan Matra masing-masing,” terangnya.

Panglima TNI memaparkan, tantangan tugas TNI dan Polri kedepan semakin berat dan kompleks. Dihadapkan dengan kondisi global, regional maupun Nasional menuntut kewaspadaan dan kesiapan yang optimal guna membentuk postur kekuatan pertahanan dan keamanan negara yang andal. “Untuk itu, waspadai bentuk-bentuk upaya memecah belah soliditas TNI dan Polri,” harapnya.

Upacara Wisuda Taruna-Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, dimeriahkan dengan berbagai demontrasi yang menarik seperti kolone senapan, atraksi bongkar pasang senjata, kemampuan bela diri militer dan senam balok. Para Taruna-Taruni mampu memukau perhatian para penonton yang hadir.

Adapun 717 Taruna-Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian yang dilantik, terdiri dari Akademi Militer 230 orang (212 Taruna dan 18 Taruni), Akademi Angkatan Laut 105 orang (94 Taruna dan 11 Taruni), AkademiAngkatan Udara 100 orang (90 Taruna dan 10 Taruni) serta Akademi Kepolisian 282 orang (247 Taruna dan 35 Taruni). (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.