Rabu, 1 Desember 21

Panglima TNI Berani Banget Bicara di ILC

Panglima TNI Berani Banget Bicara di ILC
* Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Jakarta, Obsessionnews.com – Mengejutkan! Pemirsa acara Indonesia Lawyer Club (ILV) di sebuah stasiun TV swasta, Selasa malam (8/11/2016), dibuat kaget oleh pernyataan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Apalagi baru pertama kali ini seorang jenderal TNI aktif mau menjadi nara sumber dalam acara ini.

Dengan pernyataan keras dan berani, Gatot Nurmantyo memaparkan pikirannya dalam acara bertajuk “Setelah Aksi Damai 4.11” yang mengkritisi persoalan terkait aksi damai demo Bela Islam yang menuntut penista agama tersebut. Nara sumber diantaranya adalah Kapolri Tito Karnavian, Buya Sjafii Maarif, Yenny Wahid, Refly Harun, kalangan praktisi dan pakar hukum, wakil dari MUI, dan lainnya.

Gatot Nurmantyo menilai JELAS ADA Konspirasi Global dan Bahaya Kuning terhadap kedaulatan NKRI. “Strategi Perang Candu di China di masa lalu dengan cara melemahkan sebuah negara dari dalam, sudah dilancarkan kepada Rakyat Indonesia yang 5 persen rakyatnya sudah terkontaminasi dan dilemahkan oleh Narkoba. Sumbernya adalah Candu dari China,” ungkap Jenderal bintang empat kelahiran Tegal, Jawa Tengah.

Pernyataan Jenderal Gatot Nurmantyo ini sebelumnya sudah berkali-kali dia lontarkan di mana-mana dan di berbagai kesempatan diskusi. Tapi nampaknya tidak ada yang mendengarkan. Pemerintah, Politikus dan Penggembira di sekitar lingkaran kekuasaan saat ini, semua abai pada seruan keprihatinan Panglima TNI tersebut.

Malam ini sepertinya Gatot Nurmantyo mendapatkan panggung untuk mengeluarkan unek-uneknya kembali. Sampai-sampai semua computer graphics-nya dia bawa ke Studio TvOne dan sudah well-prepared untuk ditayangkan pada saat dia bicara.

Sebagai pemimpin TNI yang dekat dengan ulama dan menjadi sahabat ulama, pak Jenderal TNI memperlihatkan penghargaannya kapada para Ulama yang memimpin Aksi 411.

Tapi kesopanan serta posisi jabatannya, membuat ia ‘tak bisa’ menyampaikan ketidak-berpihakannya kepada Penista Agama. Namun secara tidak langsung, dalam kalimatnya ia menyampaikan bahwa ‘Perbuatan Ahok menjadi salah satu faktor perpecahan’ dan harus segera diselesaikan.

Pembahasan Jenderal Gatot sepertinya memang tak ada hubungannya dengan Aksi 411 yang jadi tema ILC malam ini. Tapi kapan lagi dia bisa menyuarakan unek-uneknya sepanjang itu, selama dan sebebas itu, dan live pula…!

Dalam acara ILC tersebut, Jenderal Gatot Nurmantyo terlihat sebagai figur yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi dan anti imperialisme. Terbukti dengan pernyataannya yang menyerukan agar bangsa kita waspada terhadap pihak RRC (Tiongkok) yang akan  bisa ‘mencaplok’ Indonesia dan juga mempertanyakan adanya 1.250 tentara/marinir Amerika Serikat (AS) yang mangkal di Darwin, Australia.

Gatot Nurmantyo merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1982 yang berpengalaman di kecabangan infanteri baret hijau Kostrad. Gatot pernah menjadi Komandan Kodiklat TNI-AD,[7] Pangdam V/Brawijaya, Gubernur Akmil, dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Gatot juga adalah Ketua Umum PB FORKI periode 2014-2018. (Red)

Related posts

1 Comment

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.