Jumat, 22 Oktober 21

Pangeran Ali Curiga Politik Uang Saat Pilpres FIFA

Pangeran Ali Curiga Politik Uang Saat Pilpres FIFA
* Pangeran Ali bin Al Hussein (AFP)

Zurich, Obsessionnews – Pemilihan Presiden FIFA pada 25 Februari mendatang, bisa jadi akan ditunda. Pengacara salah satu kandidat, Pangeran Ali bin al Hussein menduga ada perantara yang digunakan untuk menyuap 209 negara peserta.

Pengacara Pangeran Ali telah memasukkan dugaan tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Dan pada 26 Februari diputuskan apakah ditunda atau tidak acara pemilihan Presidennya.

Al Hussein minta agar tempat pemilihan Presiden FIFA dibuat transparan, tapi ditolak oleh FIFA. Kemudian ia minta agar setiap orang yang memilih memotret hasil pilihannya sebagai bukti.

Kemudian Hussein juga menuding Gianni Infantino, Sekjen UEFA  dan ketua Federasi Sepakbola Asia, Sheikh Salman, di dukung oleh konfederasinya.

Infantino juga berbicara pada Michel Platini, tersangka gratifikasi yang telah diskors selama 8 tahun oleh FIFA.  Ini melanggar aturan pemilihan.

FIFA meminta agar permintaan kami di percepat prosesnya oleh CAS agar bisa diputuskan sebelum 26 Februari.

Menurut reporter Skysport, kecil kemungkinannya pemilihan akan ditunda. Prince Ali menduga ada politik uang di pemilihan ini, tapi beberapa orang mengira ini adalah suatu bentuk putus asa, karena Pangeran Ali kecil kemungkinannya untuk menang.

Sheikh Salman didukung oleh Federasi Sepakbola Asia dan Eropa, sementara Infantino didukung oleh Federasi sepakbola Eropa. Mereka berdua yang ada kemungkinan untuk menang. (skysport/baron)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.